Mestinya, kata Supriadi, semua pihak mendukung penuh proses Pilkada yang tengah bergulir di MK. Tidak saling menyalahkan.
"Jangan ketika menguntungkan bagi kita, kita dukung. Nah, tiba merugikan kita tidak kita dukung dan mengkambing hitamkan orang lain," tegasnya.
Hal yang sama juga diutarakan Tokoh Pemuda Siak lainnya, Agus Saputra S.Sos, M.A.P, yang menilai spanduk dukungan tersebut mencerminkan bahwa masyarakat Siak sangat elegan dalam berdemokrasi.
"Saya tersenyum ketika melihat foto-foto spanduk itu berseliwiran di grup WhatsApp. Masyarakat Siak sangat elegan berdemokrasi," ujarnya.
Tidak hanya itu, Agus juga memuji aksi-aksi yang dilakukan masyarakat lainnya. Menurutnya aksi itu wujud kepedulian masyarakat agar terciptanya pemimpin Siak yang tidak cacat hukum.
"Menurut saya, semua yang dilakukan masyarakat saat ini bentuk dari kepedulian terhadap Siak agar terciptanya pemimpin yang lahir dari proses legitimasi hukum yang sah, dan tidak cacat hukum," pungkasnya. ( Sokhiaro Halawa)