Jumat, 21 Agustus 2026

Tragedi Maut Tol Batang-Semarang KM 379: Dihantam Rangkaian Benturan, Tiga Nyawa Melayang

Photo Author
Tiarsin, Nawacita Post
- Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:40 WIB

NAWACITAPOST.COM— Dini hari yang tenang di jalur bebas hambatan mendadak berubah menjadi panggung tragedi mengerikan. Kerentanan hilang konsentrasi memicu tabrakan beruntun di KM 379 Tol Batang-Semarang, wilayah Kecamatan Gringsing, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, pada Rabu (19/8/2026) sekitar pukul 00.45 WIB. Insiden maut yang melibatkan empat kendaraan searah dari arah Jakarta menuju Semarang ini merenggut tiga nyawa sekaligus.

Peristiwa nahas tersebut bermula ketika Suzuki APV Ambulans bernomor polisi D-1142-AFZ melintas di ruas jalan beton yang lurus dan berarus sedang di bawah cuaca cerah. Diduga akibat kurang konsentrasi, ambulans tersebut menghantam bagian belakang samping kanan truk Hino bak besi BE-8501-PV yang melaju di depannya.

Hantaman keras melemparkan ambulans ke lajur kanan hingga menyapu Toyota Innova G-1480-BK.
 

"Benturan tersebut membuat ambulans terdorong ke arah kanan hingga kembali menabrak bagian samping kiri Toyota Innova yang melaju di lajur kanan dengan arah yang sama," ujar Kasatlantas Polresta Batang AKP Eka Hendra Ardiansyah mewakili Kapolresta Batang Kombes Pol Warsono.
 

Dahsyatnya benturan berantai itu bahkan membuat roda cadangan truk Hino terlepas, terpental tajam ke udara, dan langsung menghantam bagian depan Toyota Avanza B-2058-UQR yang meluncur cepat di belakangnya.

Di tengah kekacauan tersebut, tiga penumpang ambulans mengalami luka fatal dan tidak berhasil diselamatkan dalam perjalanan menuju RSI Weleri, Kabupaten Kendal.
 

"Korban meninggal dunia sebanyak tiga orang," kata Eka.

Kehilangan nyawa mendalam ini menimpa Mulyana (50), warga Kota Tangerang yang menderita cedera kepala sedang serta patah tulang tangan kiri.

"Korban pertama adalah Mulyana (50), warga Kelurahan Jurumudi, Kecamatan Benda, Kota Tangerang," kata Eka.
 
 
"Korban kedua adalah Tekat Susanto (48), warga Paninggilan Utara, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang. Dia mengalami cedera kepala sedang dan patah tulang tertutup pada tangan kiri sebelum meninggal dunia saat dibawa ke RSI Weleri," lanjutnya.
 

Adapun korban ketiga yakni Giyati (50), warga Kelurahan Cengkareng Timur, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, yang mengembuskan napas terakhir akibat cedera kepala berat.

Meski tidak ada korban luka ringan maupun berat lainnya dan kerugian material ditaksir mencapai Rp20 juta, kepolisian langsung bergerak cepat menindaklanjuti tempat kejadian perkara (TKP).
 
Petugas mengevakuasi bangkai kendaraan serta mengurai potensi kemacetan panjang. Hingga Rabu pagi, Satlantas Polresta Batang masih terus melakukan penyelidikan mendalam guna membongkar penyebab pasti di balik petaka jalan tol tersebut.(***)

Editor: Tiarsin

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini