NAWACITAPOST.COM – Atmosfer sarat ketegangan dan ketegasan menyelimuti Aula Baharuddin Lopa lantai 4 Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat pada Selasa (18/8/2026). Di hadapan jajaran pejabat utama dan seluruh pegawai, Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat, Dr. Emilwan Ridwan, secara resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan Jemmy Novian Tirayudi, S.H., M.H., M.Si. sebagai Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Kalbar yang baru. Momen krusial ini menandai babak baru penegakan hukum di bumi Khatulistiwa, menggantikan pejabat sebelumnya, Siju, S.H., M.H., dalam sebuah rotasi strategis yang penuh dinamika.
Pelantikan ini bukan sekadar seremoni formalitas organisasi, melainkan sebuah pertaruhan besar dalam memberantas kejahatan berbobot berat. Kehadiran para Asisten, Kepala Bagian Tata Usaha, Koordinator, hingga Jaksa Fungsional se-Kalimantan Barat menjadi saksi ketika Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat memberikan amanat menohok yang menghentak ruang perhelatan.
Dalam pidatonya yang menggelegar, Kajati Kalbar Dr. Emilwan Ridwan membakar semangat sekaligus memberikan peringatan keras. Beliau menegaskan bahwa pimpinan tertinggi di lini Pidsus memegang kendali atas perkara-perkara berisiko tinggi.
Baca Juga: Profil Kombes Jerrold Kumontoy, Perwira Asal Tomohon yang Jadi Komandan Upacara Penurunan Bendera RI
“Jabatan ini bukan sekadar perubahan posisi dalam struktur organisasi, tetapi merupakan penyerahan amanah, tanggung jawab dan kepercayaan institusi,” tegas Kajati dengan nada mantap.
Di bawah sorotan tajam publik terhadap penegakan hukum, Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat meletakkan batu pijakan kuat dengan menggarisbawahi tiga pilar utama yang tak boleh ditawar oleh Aspidsus baru beserta seluruh jajarannya:
- Integritas Sebagai Karakter: Menjadikan kejujuran moral sebagai benteng utama yang tak tergoyahkan.
- Profesionalisme Mutlak: Penanganan perkara tindak pidana khusus wajib dilakukan secara cermat, objektif, terukur, berdasarkan alat bukti serta ketentuan hukum yang berlaku.
- Kepercayaan Publik: Masyarakat tidak hanya menilai Kejaksaan dari hasil akhir penanganan perkara, melainkan juga dari cara aparat bekerja, bersikap, menggunakan kewenangan, hingga memberikan pelayanan.
Langkah akuntabilitas ini ditegaskan Kajati Kalbar sebagai harga mati demi menjaga citra korps kejaksaan dari ancaman kehancuran reputasi.
“Ketika seorang jaksa bertindak profesional, masyarakat akan melihat bahwa hukum masih memiliki marwah. Sebaliknya, apabila terjadi penyimpangan, yang tercoreng bukan hanya nama pribadi, tetapi juga nama besar institusi Kejaksaan,” lanjut Dr. Emilwan Ridwan menekankan dampaknya.
Menghadapi kompleksitas wilayah Kalimantan Barat yang sarat tantangan, Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat menaruh harapan besar di pundak Jemmy Novian Tirayudi. Beliau menuntut aksi cepat tanpa kompromi, khususnya dalam membongkar kasus-kasus korupsi dan kejahatan khusus yang merugikan keuangan negara.
“Selamat kepada Saudara Jemmy Novian Tirayudi. Saya yakin Saudara memiliki pengalaman dan kemampuan untuk mengemban amanah ini. Jadikan jabatan ini sebagai kesempatan untuk memberikan kontribusi terbaik bagi institusi dan masyarakat,” kata Kajati penuh optimisme.
Tak lupa, dalam momen dramatis tersebut, rasa hormat mendalam turut dialamatkan kepada pejabat lama. Kajati Kalbar menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Siju, S.H., M.H. atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdian luar biasa yang telah diukir selama mengemban tugas sebagai Aspidsus Kejati Kalbar.
Menutup prosesi sakral tersebut, Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat menyampaikan instruksi terbuka yang mengikat seluruh korps Adhyaksa di wilayah hukum Kalimantan Barat untuk merapatkan barisan.
“Marilah kita saling mendukung, menjaga integritas dan bekerja dengan sepenuh hati demi kemajuan institusi yang kita cintai. Jadikan setiap amanah sebagai tanggung jawab untuk memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat, bangsa dan negara,” pungkas Dr. Emilwan Ridwan mengakhiri amanatnya.
Artikel Terkait
Jelang HUT RI ke-81, Wali Kota Bekasi Larut dalam Hening Suci TMP Patriot
Lautan Keberagaman Menggemuruh! Wali Kota Bekasi Kobarkan Kerukunan dan Toleransi di Upacara HUT RI Ke-81
Jejak Darah Sasak Kapuk, Wawali Bekasi Siapkan Monumen Megah di HUT ke-81 RI
Babak Baru Kasus Emas 74 Kilogram: Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lawan Kejagung lewat Praperadilan
Aksi Hening Drumband SMA Diponegoro Kisaran di Depan Rumah Duka Panen Pujian