NAWACITAPOST.COM— Ancaman bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) semakin mencekam di Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan. Kabut asap pekat kini menyelimuti area jalan raya di sejumlah wilayah, memicu kepungan udara beracun sekaligus ancaman fatal bagi para pengguna jalan.
Jarak pandang pengendara melorot drastis hingga tersisa 5 hingga 10 meter saja. Penampakan kabut asap parah yang membatasi penglihatan ini viral di media sosial usai diunggah akun Instagram @undercover.id pada Kamis (20/8/2026). Peristiwa ini tercatat sebagai dampak karhutla terparah, khususnya di kawasan Kecamatan Landasan Ulin, Liang Anggang, Pengayuan, hingga perbatasan Kabupaten Tanah Laut.
Guna menghindari potensi tabrakan beruntun di tengah pekatnya asap, para pengguna jalan terpaksa memangkas kecepatan kendaraan mereka.
Baca Juga: Bendera Diturunkan, Realitas Menghantam: Menagih Janji Jalan, Keadilan Ekonomi, dan Kratom
"Ini sudah parah kabutnya, kalau laju bahaya, bisa kecelakaan," ujar Herman, salah satu warga sekaligus pengguna jalan di Banjarbaru, Rabu (19/8/2026).
Herman menyebut kondisi ini sebagai yang terburuk dalam sebulan terakhir dan mendesak adanya tindakan nyata. "Ini kan efeknya ke kesehatan kami pengguna jalan. Kalau bisa, ada tindakan segera supaya Karhutla ini bisa segera diatasi," tandas Herman.
Bahaya laten yang mengintai warga dan pengguna jalan ini turut dibenarkan oleh Kepala Dinas Pertanian Kalsel, Syamsir Rahman. Pihaknya mengonfirmasi bahwa pekatnya asap telah memangkas jarak pandang secara ekstrem dan membahayakan kesehatan masyarakat.
"Kabut asap ini sangat pekat. Jarak pandang hanya sekitar 5 sampai 10 meter saja," ujar Syamsir dalam keterangannya, Kamis (20/8/2026).
Melihat situasi yang semakin mengkhawatirkan, pejabat daerah mendesak warga untuk mengambil langkah perlindungan diri saat beraktivitas di luar ruangan.
"Warga Banjarmasin pakai masker, ini sudah bahaya," imbau Syamsir.(***)
Artikel Terkait
Viral Insiden Pemotor Dipukuli Pria Tanpa Busana Buat Geger Stasiun Lenteng Agung
Sewa Belum Usai Ditagih Rp30 Juta: UMKM Tebet Diusir Oknum Politisi PAN
Respon Pasca Gempa NTT: Kemenkes dan TNI AU Bangun Benteng Medis Darurat
Sudah Tersangka dan Masuk Red Notice Interpol, Bareskrim Belum Bisa Pulangkan Syekh Ahmad Al Misry ke Indonesia
Banjarbaru Mencekam Ditelan Asap Karhutla, Warga Teriak Ketakutan ISPA dan Pesawat Lumpuh