NAWACITAPOST.COM - Dugaan perselingkuhan yang melibatkan seorang pria berinisial AZ, karyawan PT KAI DAOP 9 Jember, berujung pada polemik antara keluarga dengan perempuan yang diduga menjadi pasangan selingkuhannya.
Peristiwa tersebut bermula ketika istri AZ, yang disebut Mbak If, bersama anggota keluarganya berusaha mencari informasi mengenai keberadaan sang suami.
Setelah menggali informasi dari sejumlah pihak di lingkungan perumahan, termasuk Ketua RT dan petugas keamanan, keluarga memperoleh informasi bahwa AZ diduga berada di sebuah rumah yang ditempati perempuan tersebut 12/8/2026.
Pada 23 Juni 2026 sekitar pukul 16.00 WIB, Mbak If bersama kakak kandung, adik kandung, dan kakak iparnya kemudian mendatangi rumah tersebut.
Kedatangan mereka, menurut keterangan yang disampaikan, dilakukan secara baik-baik untuk memastikan keberadaan AZ.
Saat berada di lokasi, keluarga mendapati AZ memang berada di dalam rumah bersama perempuan yang diduga sebagai selingkuhannya.
Proses tersebut turut disaksikan Ketua RT dan petugas keamanan perumahan (satpam). Tidak ada aparat kepolisian yang dilibatkan dalam kedatangan keluarga saat penggrebekan tersebut.
Ketua RT setempat disebut sempat menyampaikan keberatan terkait kedatangan tamu yang tidak melapor kepada pengelola atau pihak lingkungan.
Hal itu dinilai berkaitan dengan ketertiban dan ketenteraman lingkungan perumahan.
Keluarga menyebut dugaan hubungan antara AZ dengan perempuan tersebut telah berlangsung sekitar satu tahun.
Perempuan yang diduga menjadi pasangan selingkuhan itu juga mengetahui bahwa AZ telah memiliki istri dan anak.
Meskipun situasi sempat menimbulkan ketegangan, pertemuan di lokasi disebut berlangsung tanpa pertengkaran.
Setelah memperoleh kepastian mengenai keberadaan AZ, keluarga kemudian meninggalkan lokasi.
Lalu Dilaporkan ke Perusahaan dimana sang suami bekerja
Persoalan tersebut kemudian berkembang ke tempat AZ bekerja.