Disisi yang berbeda, Wawan Leak koordinator aksi gabungan masyarakat, buruh dan mahasiswa mengaku ada kegelisahan warga Jawa Timur karena kondisi bangsa yang carut marut dan complicated.
Baca Juga: APPD Jatim Gelar Aksi Damai Dukung Pelaksanaan Pemilu 2024 di KPU
Mereka menduga di negara ini ada kefatalan tata kelola berbangsa dan bernegara, ada pengkhianatan institusi dan konstitusi negara yang dilakukan oleh rezim Presiden Joko Widodo.
"Kita tergerak untuk berkumpul bersama menyuarakan kebenaran," cetusnya.
Menurutnya, ada tangan-tangan tidak kelihatan yang dilakukan oleh tirani untuk melanggengkan yang namanya status quo.
"Ada sesuatu yang mereka (Pemerintah Jokowi, red) sembunyikan, ini yang mesti kita ungkap," sebut Wawan.
Baca Juga: Incumbent PSI Dapil 5 Unggul dalam perolehan suara di Partai Mawar
"Hari ini yang kita ingin menyampaikan bahwa Demokrasi yang dilakukan oleh rezim barbar ini mesti disudahi," katanya.
Wawan mengaku, pihaknya akan menyalakan lilin dan menggulirkan bola salju sebanyak-banyaknya di daerah-daerah, khususnya di 38 Kabupaten Kota se Jawa Timur untuk menjadi gelombang perlawanan.
"Karena ini betul-betul bukan hanya masalah pemilu, tapi ada pengkerdilan yang namanya demokratisasi," ucap Wawan yang mengaku aktivis 80 an ini.
Baca Juga: Website Hitung Suara dianggap KPU Hoax dan Menyesatkan, Samuel Teguh: Ini Pidana!
Wawan Leak juga mengaku, terpaksa harus turun gunung untuk menjawab tentang kondisi republik yang sudah tidak bisa ditoleransi lagi.
"Kami aktifis 80 an gerah dan harus turun gunung untuk menyuarakan kebenaran," tegas Wawan. ***
Artikel Terkait
Incumbent PSI Dapil 5 Unggul dalam perolehan suara di Partai Mawar
Kampanyekan 02, Kades Tarik divonis bersalah, 12 lainnya tunggu giliran!
APPD Jatim Gelar Aksi Damai Dukung Pelaksanaan Pemilu 2024 di KPU
KPU Jatim Percepat Rekapitulasi Pemilu 2024
Rekapitulasi Hari Ketiga, Tingkat Parmas Jawa Timur Tembus Tingkat Parmas Nasional
Surabaya Terima Adipura Kencana, Cak Ji: Terimakasih Petugas Kebersihan dan Rakyat Surabaya!