"Program JKN adalah program yang luar biasa. Dulu banyak masyarakat takut berobat karena biaya rumah sakit sangat mahal. Sekarang cukup membawa identitas kepesertaan, masyarakat bisa memperoleh layanan kesehatan yang layak tanpa harus menjual aset untuk berobat," katanya.
Namun demikian, Arief mengingatkan bahwa keberlanjutan Program JKN harus menjadi perhatian serius pemerintah. Ia menilai pemerintah perlu segera merealisasikan tambahan dukungan anggaran agar dapat dikonversi menjadi iuran sehingga mampu menjaga stabilitas keuangan JKN di tengah potensi defisit pada tahun-tahun mendatang.
Melalui sinergi bersama media, BPJS Kesehatan berharap informasi mengenai hak, kewajiban, serta mekanisme layanan JKN dapat tersampaikan secara benar kepada masyarakat sehingga angka peserta nonaktif terus menurun dan kualitas pelayanan kesehatan semakin optimal. ***