Rabu, 22 Juli 2026

Defisit! BPJS Kesehatan Surabaya Ungkap Tantangan JKN

Photo Author
Elya Yuddy Irawan, Nawacita Post
- Selasa, 21 Juli 2026 | 14:11 WIB
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Surabaya, Muhammad Aras (pegang mic) bersama Ketua BPJS Watch Jawa Timur, Arief Supriyono, dalam agenda cangkrukan bersama media, Selasa (21/7/2026)
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Surabaya, Muhammad Aras (pegang mic) bersama Ketua BPJS Watch Jawa Timur, Arief Supriyono, dalam agenda cangkrukan bersama media, Selasa (21/7/2026)

"Program JKN adalah program yang luar biasa. Dulu banyak masyarakat takut berobat karena biaya rumah sakit sangat mahal. Sekarang cukup membawa identitas kepesertaan, masyarakat bisa memperoleh layanan kesehatan yang layak tanpa harus menjual aset untuk berobat," katanya.

Namun demikian, Arief mengingatkan bahwa keberlanjutan Program JKN harus menjadi perhatian serius pemerintah. Ia menilai pemerintah perlu segera merealisasikan tambahan dukungan anggaran agar dapat dikonversi menjadi iuran sehingga mampu menjaga stabilitas keuangan JKN di tengah potensi defisit pada tahun-tahun mendatang.

Melalui sinergi bersama media, BPJS Kesehatan berharap informasi mengenai hak, kewajiban, serta mekanisme layanan JKN dapat tersampaikan secara benar kepada masyarakat sehingga angka peserta nonaktif terus menurun dan kualitas pelayanan kesehatan semakin optimal. ***

Halaman:

Editor: Elya Yuddy Irawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

Hati-hati! Penipuan Berkedok Menang Undian

Senin, 20 Juli 2026 | 20:42 WIB