- Petugas PJLP Meninggal: Santunan penuh BPJS Ketenagakerjaan & biaya pemakaman.
- Warga/Pemulung/Pemilik Warung: Santunan sosial khusus dari Pemerintah Daerah.
- Korban Luka (Slamet): Seluruh biaya pengobatan ditanggung sepenuhnya oleh Pemda.
Dampak Operasional: Jakarta Siaga Sampah
Guna menjaga stabilitas keamanan di lokasi, Asep Kuswanto menginstruksikan seluruh Suku Dinas Lingkungan Hidup di wilayah Jakarta untuk menunda sementara pengiriman sampah ke Bantargebang hingga proses evakuasi dinyatakan selesai secara total.
Langkah ini diambil untuk menghindari penumpukan antrean truk yang dapat menghambat manuver alat berat di titik longsor.
Meski demikian, layanan publik dipastikan tidak lumpuh total. DLH telah menyiapkan strategi kontingensi:
- Titik Buang Darurat: Satu zona pembuangan sementara dibuka terbatas pada malam hari untuk menjaga ritase truk yang sudah terlanjur bergerak.
- Penataan Zona: Dua titik buang lainnya sedang dalam tahap perapihan dan penguatan struktur (stabilisasi) agar layak digunakan kembali.
- Audit Struktur: Tim teknis sedang melakukan penguatan lereng gunungan sampah di area terdampak guna meminimalkan risiko pergerakan tanah di masa depan.
Baca Juga: Mengenang Jose Pepe Mujica, Presiden Termiskin yang Mengguncang Dunia
"Keselamatan adalah prioritas absolut. Kami berkomitmen untuk memulihkan operasional TPST Bantargebang secepat mungkin, namun dengan standar keamanan yang jauh lebih ketat agar tragedi serupa tidak terulang," pungkas Asep.
Artikel Terkait
Profil Eksklusif Sophi Zulfia, Nakhoda Baru Parlemen Kabupaten Cirebon
DPRD Kabupaten Bekasi Kawal Perencanaan Pembangunan 2027 Lewat Forum Konsultasi Publik
Memahami Strategi dan Dedikasi Muhammad Solikhin dalam Mengawal Fiskal Kota Bekasi
Mengenal Sosok Birokrat Robert TP Siagian, Nakhoda Transformasi Kesejahteraan Sosial di Kota Bekasi
Profil Budi Awaluddin, Nakhoda Digitalisasi dan Keterbukaan Informasi DKI Jakarta