Jumat, 4 September 2026

Jabar-Henan Perkuat Peluang Kerja Sama di Sektor Agrikultur, Industri hingga Pariwisata

Photo Author
Restu Zebua, Nawacita Post
- Jumat, 4 September 2026 | 19:55 WIB
Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan menerima kunjungan delegasi Provinsi Henan, Republik Rakyat Tiongkok
Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan menerima kunjungan delegasi Provinsi Henan, Republik Rakyat Tiongkok

NAWACITAPOST.COM — Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan menerima kunjungan delegasi Provinsi Henan, Republik Rakyat Tiongkok, di Gedung Sate, Kota Bandung, Kamis (3/9/2026).

Delegasi Henan dipimpin Anggota Komite Tetap Komite Provinsi Henan Partai Komunis Tiongkok (PKT) sekaligus Menteri Departemen Publisitas Provinsi Henan, Wang Song, bersama sejumlah pejabat dan perwakilan lainnya.

Erwan mengatakan, hubungan Jawa Barat dengan Provinsi Henan telah terjalin cukup lama. Menurutnya, kunjungan delegasi kali ini menjadi kesempatan untuk memperkuat hubungan kedua wilayah melalui kerja sama yang lebih konkret dan saling menguntungkan.

"Provinsi Henan sendiri sudah beberapa kali berkunjung ke sini, mulai 2007, 2017, dan hari ini delegasi kembali datang langsung dipimpin Mr. Wang Song bersama rombongan," ujar Erwan.

Ia menjelaskan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat saat ini tengah memetakan berbagai kebutuhan barang dan jasa di Henan yang berpotensi dipasok dari Jawa Barat. Sebaliknya, kebutuhan Jawa Barat yang dapat dipenuhi melalui kerja sama dengan Henan juga akan diinventarisasi.

Langkah tersebut dinilai penting agar pembahasan kerja sama pada pertemuan selanjutnya dapat lebih terarah. Dengan begitu, sektor dan komoditas yang akan dituangkan dalam nota kesepahaman (MoU) sudah memiliki bentuk yang jelas dan dapat segera diwujudkan melalui kerja sama nyata.

Salah satu peluang yang mulai ditindaklanjuti adalah kerja sama antara pelaku usaha Henan dengan PT Ultrajaya di Padalarang. Delegasi Henan sebelumnya telah mengunjungi perusahaan tersebut dan berencana melanjutkan pembahasan dalam skema business-to-business (B2B).

Selain sektor usaha, Erwan menyebut terdapat sejumlah bidang lain yang memiliki prospek untuk dikembangkan bersama, seperti agrikultur, industri kendaraan listrik, pangan, pariwisata, serta kebudayaan.

"Kita berharap semakin banyak investor dari Henan yang tertarik menanamkan modalnya di Jawa Barat. Saya membidik para investor untuk berinvestasi di sini," katanya.

Gandum hingga Benih Padi Jadi Peluang Kerja Sama

Dalam bidang perdagangan, Erwan menilai gandum dapat menjadi salah satu komoditas yang potensial untuk dikerjasamakan. Henan merupakan salah satu wilayah penghasil gandum di Tiongkok, sehingga kerja sama tersebut dapat menjadi alternatif bagi Jawa Barat untuk memperluas sumber pasokan komoditas strategis.

Menurut Erwan, diversifikasi sumber pasokan penting dilakukan untuk mengantisipasi berbagai dinamika global yang dapat memengaruhi perdagangan komoditas.

" Kita harus punya sumber lain apabila terjadi sesuatu dengan isu global. Tiongkok saya kira bisa kita ambil," ujarnya.

Selain gandum, komoditas kedelai juga menjadi perhatian. Erwan mengatakan harga kedelai dan nilai tukar dolar turut memengaruhi biaya produksi industri pangan, termasuk produksi tahu.

Karena itu, ia membuka peluang agar kebutuhan kedelai dapat dipenuhi melalui kerja sama dengan Tiongkok, khususnya Provinsi Henan.

Halaman:

Editor: Restu Zebua

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini