tokoh

Perjalanan Karier Evita Manthovani, Kini Pimpin Ditjen Kekayaan Negara Era Suahasil Nazara

Selasa, 3 November 2026 | 21:22 WIB
Direktur Jenderal Kekayaan Negara, Evita Manthovani. (Dok. Kementerian Keuangan)

NAWACITAPOST.COM — Di balik dinamika pengelolaan benteng pertahanan finansial dan aset strategis bangsa, Kementerian Keuangan Republik Indonesia mencatatkan babak baru kepemimpinan.
 
Sosok birokrat kawakan, Evita Manthovani, melangkah ke puncak panggung kepemimpinan teknokratis setelah resmi menakhodai Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN).
 
Di bawah kepemimpinan Menteri Keuangan Suahasil Nazara, Evita kini mengemban amanat vital untuk mengawal, mengoptimalkan, dan mengamankan seluruh aset milik negara yang menjadi fondasi stabilitas ekonomi nasional. Pengangkatan Evita sebagai Direktur Jenderal Kekayaan Negara sejatinya dimulai pada 1 Juli 2026.
 
Baca Juga: Guncang Era AI, Raksasa Promedia Group Gandeng Pascasarjana UNY Cetak SDM Media Masa Depan
 
Kala itu, ia dilantik secara resmi oleh Menteri Keuangan periode tersebut, Purbaya Yudhi Sadewa, guna meneruskan tongkat estafet kepemimpinan dari Rionald Silaban yang telah memasuki masa purna tugas.
 
Rekam jejak panjang yang terbentang selama lebih dari tiga dekade menjadi pijakan kokoh bagi Evita untuk menduduki salah satu posisi paling strategis di lingkungan Kementerian Keuangan.

Lahir di Jakarta pada 6 Juni 1971, Evita menempa fondasi keilmuannya melalui jalur pendidikan keuangan nasional. Ia mengawali kiprah akademisnya di Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN) hingga meraih gelar Diploma Keuangan pada 1993.
 
Dahaga intelektualnya berlanjut ke Universitas Indonesia (UI), di mana ia berhasil meraih gelar sarjana dari Fakultas Ekonomi pada 1998, disusul dengan kelulusan dari program Magister Ilmu Manajemen konsentrasi Keuangan di kampus yang sama pada 2004.
 
Baca Juga: Terobosan Global! Indonesia Resmi Tanda Tangani GIR MCAA Demi Pajak Minimum Dunia

Perjalanan karier Evita tercatat sebagai manifestasi dedikasi yang intensif lintas sektor kepabeanan, keuangan, hingga pembuat kebijakan strategis di tingkat kementerian koordinator.
 
Mengutip situs resmi Kementerian Keuangan, Evita mulai mengemban berbagai jabatan strategis di lingkungan pemerintahan, termasuk di bidang kepabeanan, keuangan, dan perekonomian. Rekam jejak strukturalnya menunjukkan penugasan mendalam di lapangan maupun di meja perumusan regulasi pusat.

Pada 2017, ia dipercaya menjabat sebagai Kepala Bidang Kepabeanan dan Cukai pada Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Maluku. Langkah profesionalnya terus menanjak tajam ketika dipercaya melintas ke kementerian koordinator.
 
Dua tahun berselang, pada 2019, Evita menjabat sebagai Kepala Bagian Keuangan di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian. Kariernya berlanjut dengan menduduki posisi Asisten Deputi Penguatan Pasar Dalam Negeri pada periode 2020–2023.
 
Baca Juga: Mengenal Suahasil Nazara, Seorang Akademisi yang Kini Menjabat Menteri Keuangan Republik Indonesia

Pengalaman kepemimpinan operasional dan teknis yang matang membuat kepercayaan otoritas terhadap dirinya kian meluas. Selanjutnya, ia dipercaya sebagai Kepala Biro Perencanaan pada 2023–2024. Pada 2024–2025, Evita menjabat sebagai Kepala Biro Manajemen Kinerja dan Kerja Sama.
 
Keahlian analitisnya yang tajam membawa Evita mencapai jajaran kepemimpinan elite ketika pada 2025, ia kembali mendapat penugasan sebagai Staf Ahli Bidang Pengembangan Produktivitas dan Daya Saing Ekonomi di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.

Puncak perjalanan kariernya ditandai dengan pelantikan sebagai Direktur Jenderal Kekayaan Negara Kementerian Keuangan pada 1 Juli 2026. Dalam posisi pimpinan tertinggi institusi pengelola aset negara tersebut, Evita bertanggung jawab menyelenggarakan perumusan dan pelaksanaan kebijakan di bidang kekayaan negara, penilaian, dan lelang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Penghormatan atas loyalitas dan integritasnya sebagai pengabdi negara juga terekam melalui tanda kehormatan kehormatan negara. Atas pengabdian dan masa kerjanya sebagai aparatur negara, Evita telah menerima sejumlah penghargaan Satyalancana Karya Satya.
 
Baca Juga: Prahara Pengadaan Bencana: Sestama Kena OTT KPK, BNPB Janji Tak Intervensi
 
Penghargaan tersebut meliputi Satyalancana Karya Satya X Tahun pada 2010, Satyalancana Karya Satya XX Tahun pada 2018, dan Satyalancana Karya Satya XXX Tahun pada 2023.

Kini, di bawah kepemimpinan Menteri Keuangan Suahasil Nazara, Evita mengemban tanggung jawab dalam menjalankan tugas DJKN, termasuk pengelolaan dan optimalisasi kekayaan negara.
 
Di tengah tantangan ekonomi global yang menuntut efisiensi serta optimalisasi nilai tambah seluruh aset publik, kepemimpinan Evita Manthovani menjadi pilar kunci dalam memastikan tiap jengkal kekayaan negara berdaya guna secara maksimal bagi kesejahteraan rakyat.(Fifi Abdurahman)

Tags

Terkini