Sayembara Berhadiah Puluhan Juta KDM
Polemik ini bermula ketika Dedi Mulyadi secara terbuka mengumumkan sayembara penangkapan pelaku kejahatan jalanan bagi seluruh warga Jawa Barat pada 24 Juli 2026 lalu. KDM menjanjikan imbalan fantastis mulai dari Rp5 juta hingga Rp50 juta bagi warga yang berhasil melumpuhkan pelaku.
“Saya memberikan sayembara untuk seluruh warga Jabar yang bisa melumpuhkan maling, copet, jambret. Kami siapkan hadiah dari Rp5 juta sampai Rp50 juta, yang mampu melumpuhkan berbagai aksi kejahatan dan menyerahkannya kepada kepolisian dalam keadaan hidup,” ujar Dedi.
Meski KDM mensyaratkan agar pelaku diserahkan dalam keadaan hidup ke pihak kepolisian, kritik tajam terus berdatangan. Penegakan hukum dinilai tetap harus berada penuh di tangan aparat berwenang, bukan dilimpahkan ke jalanan dengan iming-iming uang.(***)