NAWACITAPOST.COM — Menghentak di awal kepemimpinannya, Jenderal Pol Suyudi Ario Seto langsung mengambil langkah bermanuver cepat dalam merombak postur kepemimpinan Korps Bhayangkara.
Hanya berselang dua hari setelah resmi dilantik sebagai Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), Suyudi menarik kembali delapan perwira elit Polri yang sebelumnya bertugas di Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk menduduki barisan posisi strategis di internal kepolisian.
Langkah manuver tajam ini tertuang resmi dalam Surat Telegram (ST) Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 tertanggal 2 Oktober 2026.
Secara keseluruhan, perombakan berskala besar tersebut mencakup mutasi dan rotasi atas 88 perwira tinggi (Pati) serta perwira menengah (Pamen) Polri dalam rangka konsolidasi kekuatan organisasi.
Keputusan menarik jajaran jenderal dan pamen BNN ini menjadi sorotan tajam mengingat rekam jejak Suyudi sendiri yang menjabat sebagai Kepala Badan Narkotika Nasional sejak 25 Agustus 2026, sebelum akhirnya resmi dilantik Presiden sebagai Kapolri pada Kamis, 1 Oktober 2026.
Dari delapan perwira yang diboyong kembali ke tubuh Polri, enam di antaranya merupakan perwira tinggi berpangkat brigadir jenderal (brigjen) dan dua lainnya merupakan perwira menengah berpangkat komisaris besar (kombes).
Berikut merupakan daftar delapan perwira Polri yang ditarik dari BNN dan dipercaya mengisi jabatan vital di internal Polri:
- Brigjen Pol Agus Dwi Hermawan diangkat sebagai Aslog Kapolri.
- Brigjen Pol Dr. Putu Putera Sadana diangkat sebagai Wakabareskrim Polri.
- Brigjen Pol Roy Hardi Siahaan diangkat sebagai Kapolda Jateng.
- Brigjen Pol Dr. Suhermanto diangkat sebagai Dirtipidsiber Bareskrim Polri.
- Brigjen Pol Deni Dharmapala diangkat sebagai AsSDM Kapolri.
- Brigjen Pol Rachmad Iswan Nusi diangkat sebagai Wakapolda Jabar.
- Kombes Pol Imron Ermawan diangkat sebagai Ps. Dirreskrimum Polda Metro Jaya.
- Kombes Pol Didik Hariyanto diangkat sebagai Ps. Koorsprim Polri.
Dalam dokumen kepolisian tersebut dicantumkan secara mendetail pergeseran peran para perwira, salah satunya Brigjen Pol Agus Dwi Hermawan yang sebelumnya merupakan Pati Bareskrim Polri penugasan pada Badan Narkotika Nasional (BNN), kini resmi diangkat dalam jabatan baru sebagai Asisten Logistik (Aslog) Kapolri.
Menanggapi gelombang rotasi kepemimpinan yang bergerak cepat ini, Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir menegaskan bahwa perombakan struktur ini merupakan instrumen penting dalam menjaga dinamika, ritme, serta kesinambungan manajerial di tubuh kepolisian nasional.
“Mutasi dan rotasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri. Hal ini dilakukan sesuai kebutuhan organisasi sekaligus sebagai bagian dari pembinaan karier dan penyegaran dalam pelaksanaan tugas kepolisian,” kata Johnny dalam keterangannya kepada awak media di Jakarta pada Sabtu, 3 Oktober 2026.
Lebih lanjut, pihak Mabes Polri menekankan bahwa penyegaran pimpinan ini diharapkan mampu membawa dampak signifikan terhadap kinerja penegakan hukum dan pelayanan masyarakat secara luas di bawah komando Kapolri yang baru.
“Setiap personel yang mendapat amanah jabatan baru tentu diharapkan dapat melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya, melanjutkan tugas yang sudah berjalan dan memberikan pelayanan kepolisian yang optimal kepada masyarakat,” pungkasnya.
Artikel Terkait
Menembus Kabut Asap Manokwari, Pimpinan Pusat PASTI Resmi Lantik Pengurus Papua Tengah
Pengusaha Jalan Tol Dipanggil Presiden Prabowo Isi Jajaran Wantimpres 2026
Asap Mencekik Paru-Paru, Kabut Asap Pekat Karhutla Kian Kritis Selimuti Palembang
Gebrakan BMW F 450 R: Fitur Canggih Ini Bikin Moge Lain Waspada!
RDP Berjalan Pincang, Pimpinan Utama PT SBS Mangkir Saat Warga Menuntut Hak