Jumat, 5 Juni 2026

Soal Visi Misi Calon Bupati Majalengka, Pengamat: Harus Praktis dan Terukur

Photo Author
Nurjayakbe, Nawacita Post
- Senin, 2 September 2024 | 21:18 WIB
Pengamat Politik  Momon
Pengamat Politik Momon

Majalengka, NAWACITAPOST.COM- Pasca ditetapkannya calon Bupati dan Wakil Bupati di Pilkada Majalengka, Pengamat politik dan pendidikan, Momon Lentuk menyoroti pentingnya visi dan misi yang praktis, sistematis, dan terukur.

Menurutnya, visi yang diusung oleh calon pemimpin daerah sebaiknya tidak menggunakan akronim yang sulit dipahami dan diukur pencapaiannya.

"Visi seharusnya bukan hanya menjadi sekadar slogan. Misalnya, jika visinya adalah 'Wisata Majalengka Maju di 2029', ini adalah contoh visi yang jelas dan terukur. Untuk mencapai visi tersebut, harus ada misi yang mendukung,” ujar Momon kepada wartawan, Senin (02/09/2024).

Dia menuturkan bahwa pencapaian visi harus dilakukan melalui misi-misi yang terukur.

Lanjutnya, dalam konteks ini, visi yang baik adalah visi yang mudah dipahami oleh masyarakat dan dapat diwujudkan secara konkret.

Dia mengingatkan agar visi calon kepala daerah tidak berorientasi pada abstraksi dan tidak memiliki dasar yang kuat untuk diukur.

"Visi itu sendiri harus praktis dan terukur agar masyarakat dapat melihat hasil kinerja pemimpin daerah dengan jelas,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Momon juga menekankan pentingnya bagi para calon bupati dan wakil bupati untuk memahami secara mendalam visi dan misi yang dibuatnya, serta penting untuk benar-benar memahami Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.

Menurutnya, dengan memahami undang-undang ini, kepala daerah dapat lebih mudah dalam menjalankan tugasnya, terutama dalam mengelola kewenangan yang diberikan oleh pemerintah pusat.

Ini mencakup pengambilan keputusan yang tepat dalam bidang pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur, serta dalam membangun hubungan yang harmonis dengan pemerintah pusat dan daerah lainnya.

"Pemahaman yang baik juga memungkinkan kepala daerah untuk lebih efektif dalam merencanakan program kerja, melakukan pengawasan, dan memastikan akuntabilitas, sehingga kinerja pemerintahan daerah dapat berjalan lebih optimal dan memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat," paparnya.

*Majalengka Harus Hingar Bingar*

Momon juga menyoroti perlunya langkah konkret untuk memajukan Majalengka, salah satunya dengan membuka lebar-lebar pintu investasi.

Dia berpendapat bahwa bupati dan wakil bupati yang akan terpilih harus mempermudah proses perizinan bagi para investor, bahkan jika perlu memberikan insentif seperti pembebasan pajak selama 1-2 tahun.

Halaman:

Editor: Nurjayakbe

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Terkini

Musancab PDIP, Target Kembalikan 15 Kursi Dewan

Minggu, 10 Mei 2026 | 18:39 WIB