Langkah ini dianggap penting untuk mendorong masuknya investasi besar ke Majalengka, yang selama ini masih tertinggal dalam hal pengembangan infrastruktur dan fasilitas publik.
“Kota manapun, termasuk Majalengka, akan terasa hidup dan maju jika didukung oleh pusat hiburan, hotel, mall, dan fasilitas kebugaran yang memadai. Tanpa pengembangan infrastruktur semacam ini, segala upaya untuk memajukan kreativitas dan ekonomi daerah akan sia-sia,” lanjutnya.
Momon juga mengusulkan pembentukan otoritas khusus yang menangani penggalian investor untuk masuk ke Majalengka.
Menurutnya, tanah-tanah yang potensial untuk investasi harus dikelola dengan baik dan dioptimalkan untuk menarik minat investor.
"Jika tidak ada upaya untuk meringankan beban investor dan memudahkan mereka berinvestasi di Majalengka, kita hanya akan menjadi penonton dari kemajuan daerah lain, sementara masyarakat Majalengka sendiri akan terus menghabiskan uangnya di luar daerah karena kurangnya fasilitas di kota ini,” tutur Momon dengan nada prihatin.
'Momon berharap, siapa pun yang terpilih menjadi bupati dan wakil bupati Majalengka akan membawa perubahan nyata dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat."
"Khususnya dalam menciptakan infrastruktur yang mendukung perkembangan ekonomi dan hiburan di daerah tersebut," pungkasnya. (Defri Ardiansyah)