Minggu, 7 Juni 2026

Prahara di Rumah Ka’bah: Badai Pemecatan Massal Terbesar dalam Sejarah Politik Indonesia

Photo Author
Tiarsin Nawacita, Nawacita Post
- Minggu, 19 April 2026 | 21:56 WIB
Logo Partai Persatuan Pembangunan (PPP) (Istimewa)
Logo Partai Persatuan Pembangunan (PPP) (Istimewa)

"Saya kira tidak perlu saya jelaskan panjang lebar. Dinamika ini sudah menjadi konsumsi publik media sejak beberapa bulan silam, tepatnya sejak Desember 2025," ucapnya menutup pernyataan.

Baca Juga: Oknum ASN Disnaker Terjaring Penggerebekan di Rumah Kontrakan, Kadisnaker Nganjuk Angkat Bicara!

Hingga berita ini diturunkan, konflik internal PPP tampaknya masih jauh dari kata damai. Dengan ratusan kursi kepengurusan yang kini kosong atau diisi oleh pelaksana tugas, masa depan partai tertua di Indonesia ini berada di ujung tanduk, terjepit di antara ambisi kekuasaan pusat dan perlawanan dari daerah yang merasa dikhianati.

Apakah PPP akan mampu bertahan dari badai internal ini, ataukah "rekor" pemecatan massal ini akan menjadi lonceng kematian bagi eksistensi sang rumah besar umat Islam?

Halaman:

Editor: Tiarsin Nawacita

Sumber: Sindonews.com

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Musancab PDIP, Target Kembalikan 15 Kursi Dewan

Minggu, 10 Mei 2026 | 18:39 WIB