Jumat, 5 Juni 2026

Rahasia Gelap Dua Tahun Terbongkar dalam Penggerebekan Dramatis di Nganjuk

Photo Author
Tiarsin Nawacita, Nawacita Post
- Sabtu, 18 April 2026 | 11:53 WIB

NAWACITAPOST.COM — Kedamaian sore di Perumahan Griya Anjuk Ladang 3, Kelurahan Begadung, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur pecah seketika pada Jum'at (17/4/2026).

Pasalnya, sebuah drama dugaan perselingkuhan yang telah dirajut rapi dalam bayang-bayang selama dua tahun akhirnya tersingkap, memicu kemarahan massa dan meninggalkan noda hitam pada martabat instansi publik.

Dilansir dari situs media KabarBaik.co Ketegangan mencapai titik didih ketika sebuah rumah kontrakan yang tampak sunyi tiba-tiba dikepung oleh keluarga suami dari seorang oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) berinisial AN.

Baca Juga: Revolusi Pengawasan di Kemnaker! Yassierli: Awas Ada Itjen, Diubah

Sementara AN, yang diketahui bekerja sebagai pegawai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Pemkab Nganjuk, tertangkap basah sedang berada di dalam rumah tersebut bersama seorang pria berinisial DEP, oknum yang diduga anggota Polres Nganjuk.

Detik-Detik Ketegangan

Penggerebekan ini bukanlah aksi spontan, melainkan puncak dari akumulasi kecurigaan keluarga yang telah membuntuti gerak-gerik keduanya. Duka, perwakilan pihak keluarga suami AN, mengungkapkan bahwa kecurigaan ini sudah muncul sejak dua tahun lalu, seiring dengan retaknya hubungan rumah tangga AN dengan suaminya.

 

 

"Tadi kami sudah meminta mereka keluar baik-baik, tetapi mereka bersikeras mengunci diri di dalam. Karena tidak ada iktikad baik, saya berinisiatif menghubungi rekan-rekan anggota," ungkap Duka dengan nada yang masih bergetar menahan amarah.

Baca Juga: Kamuflase Maut di Jantung Gambir Terbongkar! Polisi Gerebek Toko Ikan Hias Berdarah Dingin

Suasana semakin panas ketika massa yang berkumpul di luar rumah mulai kehilangan kesabaran. Teriakan cercaan menggema di seluruh kawasan perumahan, menuntut kedua oknum pelayan masyarakat tersebut untuk mempertanggungjawabkan perbuatan mereka.

Amuk Massa yang Tak Terbendung

Puncak kekesalan warga tumpah ruah pada kendaraan yang terparkir di depan rumah kontrakan tersebut. Sebuah mobil Honda Jazz dengan nomor polisi AA 1466 T menjadi sasaran pelampiasan kemarahan.

Dalam sekejap, keempat ban mobil dikempeskan secara paksa. Tidak berhenti di situ, bodi mobil tersebut menjadi sasaran kekejian massa; goresan-goresan dalam menghiasi seluruh permukaan kendaraan akibat hantaman benda tajam dan tumpul.

Halaman:

Editor: Tiarsin Nawacita

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini