Kamis, 4 Juni 2026

PDIP Surabaya Peringati 29 Tahun Kudatuli, Yordan: Bukan Sekadar Doa, Tapi Darah, Air Mata dan Komitmen

Photo Author
Nawi., Nawacita Post
- Minggu, 27 Juli 2025 | 21:09 WIB

“Kita punya Bung Karno, Pancasila, sumber daya alam melimpah, tapi kenapa rakyat kita masih sengsara? Inilah panggilan tugas kita sebagai kader partai,” cetusnya.

Ia mendorong seluruh jajaran partai, dari PAC, ranting, hingga legislatif untuk aktif memperjuangkan kepentingan rakyat, bukan hanya hadir di forum-forum formal. Yordan menyebut nama-nama tokoh PDIP Surabaya seperti Adi Sutarwijono, Budi Leksono, dan Walikota Eri Cahyadi sebagai ujung tombak legislasi dan eksekusi kebijakan pro-rakyat.

 

“Kita punya wali kota, kita punya anggota DPRD. Pastikan APBD betul-betul digunakan untuk rakyat. Kita ini bukan pejabat, tapi petugas partai. Tugas kita bukan cari nyaman, tapi cari solusi untuk rakyat,” serunya.

Ia menutup pidatonya dengan ajakan refleksi diri, “Kita harus bertanya: apakah kita sudah memperjuangkan rakyat sehebat-hebatnya? Kalau belum, inilah saatnya kita perbaiki diri. Jadikan Kudatuli bukan hanya peringatan, tapi koreksi dan komitmen,” pungkas Yordan.

Acara ditutup dengan pemberian santunan kepada para divisi becak Surabaya. ***

***

Halaman:

Editor: Nawi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

Musancab PDIP, Target Kembalikan 15 Kursi Dewan

Minggu, 10 Mei 2026 | 18:39 WIB