Logikanya jika semua kebaikan di atas dilakukan, iman seseorang akan stabil, hidup jauh dari maksiat dan selalu dalam kebahagiaan. Itulah idealnya sikap dan perilaku seseorang yang telah menunaikan rukun Islam yang kelima (Melaksanakan haji bagi yang mampu red).
Baca Juga: Armina … Lelah Yang Penuh Berkah Allah!!
Panggilan Haji adalah penghargaan seseorang yang berhasil melalui berbagai ujian dalam perjalanan haji, berhasil kembali ke Tanah Air dalam kondisi selamat, kemudian dianggap berhasil mendapat anugerah dan kehormatan. Terlebih, Ka'bah dan Makkah merupakan kiblat suci umat Islam sedunia.
Maka Islam menggambarkan pentingnya haji Mabrur adalah sebagai tanda bahwa orang tersebut mampu menjaga kesucian, menjaga kebaikan, suka bersedekah, suka berjuang menegakkan agama Allah dan suka membaca Al Qur’an, menunjukkan bahwa ke Islamannya sempurna.
Baca Juga: Idul Fitri dan Sekolah Kehidupan
Maka untuk melihat seseorang mendapatkan predikat haji mabrur apa tidak, lihat saja bagaimana dia menjaga kesucian dirinya untuk menjauhkan diri dari perbuatan maksiat dan memiliki semangat untuk selalu berbuat baik dimanapun dia berada.
Sebuah catatan sederhana untuk sharing, jika ada yang salah mohon untuk dikoreksi. Semoga bermanfaat. Aamiin!!!
Nganjuk, 18 Juni 2024
Penulis HM Basori M.Si
Direktur Sekolah Perubahan, Training, Research, Consulting, and Advocasy
Ikuti dan dapatkan berita terupdate khusus Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur langsung dari ponselmu, pada situs berita www.nawacitapost.com melalui aplikasi Facebook silahkan klik disini, dan disini juga melalui aplikasi Twitter atau X silahkan klik disini pastikan dua aplikasi tersebut sudah terinstall pada ponselmu