Sabtu, 18 Juli 2026

Rahasia Dibalik Mabit Di Muzdalifah

Photo Author
Tiarsin Nawacita, Nawacita Post
- Senin, 17 Juni 2024 | 17:02 WIB
Suasana Mabit di Muzdalifah tahun 2022 (Foto dari website resmi Kemenag.go.id)
Suasana Mabit di Muzdalifah tahun 2022 (Foto dari website resmi Kemenag.go.id)

NAWACITAPOST.COM - Allah Maha Besar, Allah Maha Kuasa, Begitu Besar kekuatan Allah dalam menggerakkan hati seluruh jamaah haji yang melakukan wukuf di Arofah. Setiap orang menyatakan diri telah bersalah atas semua dosa yang pernah dilakukan. Semua orang menangis tersedu - sedu memohon ampunan atas kesalahan yang dilakukan. Menyatakan dengan sepenuh hati bahwa dia mahkluk yang lemah dan penuh dosa.

Semua berjanji untuk tidak akan mengulangi dan memohon menjadi manusia yang baik dan taat kepada Allah. Mereka memohon anak turunnya diberi tetap dalam iman dan Islam, hidayah, hidup yang mulia dunia akhirat dan bisa berziarah di Makkah dan Madinah.

Baca Juga: Armina dan Padang Mahsyar

Wukuf di Arafah memiliki makna bahwa setiap setiap orang Islam untuk saling mengenal (Arafah), kemudian saling berkumpul (Muzdalifah) dan berdzikir pada Allah. Mabit di Muzdalifah adalah salah satu wajib haji yang harus dilakukan oleh seluruh jamaah haji, jika tidak bisa melakukan, maka wajib membayar dam (denda).

HM Basori, M.Si, penulis artikel (Foto istimewa )

Mabit di Muzdalifah ada yang memberikan makna tempat berkumpulnya Nani Adam dan Siti Hawa. Maka Muzdalifah memiliki makna penting bagi jamaah haji untuk mengikuti jejak perjalanan Nabi Adam dan Siti Hawa.

Baca Juga: Armina … Lelah Yang Penuh Berkah Allah!!

Muzdalifah adalah tempat Mustajabah, maka ketika sampai di Muzdalifah dianjurkan untuk memperbanyak dzikir dan berdoa. Perjuangan berat menahan ngantuk, lelah dan dinginnya malam menambah kesadaran kita bahwa manusia adalah Makhluk yang lemah. Hamparan langit yang luas menyadarkan kita atas kekuasaan Allah yang begitu besar atas langit dan bumi.

Mabit di Muzdalifah adalah salah satu sarana tarbiyah untuk membina ruhiyah, melembutkan hati, membersihkan jiwa, dan membiasakan fisik untuk beribadah (khususnya shalat tahajjud, dzikir, tadabbur dan tafakkur).

Baca Juga: Idul Fitri dan Sekolah Kehidupan

Safari Wukuf adalah sebuah perjuangan lahir dan batin. Masing - masing harus membawa beban bawaan sendiri dengan kondisi badan yang lelah dan ngantuk karena selama di Arafah Full melakukan ibadah.

Maka kita memohon kepada Allah SWT, semoga Allah memanggilkan kita untuk melaksanakan ibadah haji ketika badan masih sehat dan kuat. Karena ibadah haji adalah ibadah fisik.

Baca Juga: Idul Fitri Menyadarkan Diri Kita, Kalau Kita Bukan Siapa Siapa !!

Kita memohon kepada Allah, semoga seluruh jamaah haji diberi kesehatan, kekuatan, kesabaran dan keselamatan dalam melakukan safari Wukuf pada haji tahun ini.

Halaman:

Artikel Selanjutnya

Mengintip Situasi Akherat

Editor: Tiarsin Nawacita

Sumber: HM Basori M.Si Direktur Sekolah Perubahan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Mengambil Hikmah Perjuangan Kader NU Ketika Di PPP

Selasa, 27 Agustus 2024 | 06:00 WIB

Makna Strategis Elektabilitas Dalam Pilkada Tahun 2024

Selasa, 13 Agustus 2024 | 15:47 WIB

Pentingnya Memahami Rekam Jejak Kandidat Bupati

Minggu, 11 Agustus 2024 | 20:27 WIB

Jangan Jadikan Uang Jadi Tuhanmu

Jumat, 9 Agustus 2024 | 08:43 WIB

Mewaspadai Oportunis Politik dalam Pilkada 2024

Kamis, 8 Agustus 2024 | 20:22 WIB