NAWACITAPOST.COM — Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Sastra Winara, memberikan instruksi tegas kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor untuk segera mengakselerasi dan mematangkan seluruh persiapan teknis menjelang pelaksanaan salat Idulfitri 1447 Hijriah.
Tahun ini menandai sejarah baru, di mana Stadion Pakansari Cibinong akan bertransformasi menjadi pusat ibadah raya bagi ribuan warga Bogor.
Dalam keterangannya pada Jumat (13/3/2026), Sastra menekankan bahwa keberhasilan agenda besar ini sangat bergantung pada detail alur pergerakan jamaah dan mekanisme operasional di lapangan.
Ia meminta Sekretaris Daerah (Sekda) dan instansi terkait untuk tidak meremehkan potensi lonjakan massa yang akan memadati stadion berstandar internasional tersebut.
Baca Juga: Perkuat Karakter Siswa, SMPN 1 Pace Selenggarakan Pondok Ramadhan dan Penyaluran Zakat Fitrah
Akses Terbuka Luas: Antisipasi Penumpukan Massa
Salah satu poin krusial yang digarisbawahi oleh Ketua DPRD adalah aksesibilitas. Belajar dari pengalaman acara-acara besar di stadion, Sastra telah berkoordinasi dengan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) untuk memastikan tidak ada hambatan bagi masyarakat saat memasuki area tribun maupun lapangan.
“Saya kira Pak Sekda dan Pemerintah Daerah perlu menyiapkan bagaimana alur salatnya secara detail. Saya sudah tanyakan langsung ke Dispora; instruksinya jelas, semua pintu masuk harus dibuka lebar. Ini penting supaya masyarakat bisa mengalir masuk dengan tertib, tanpa ada penumpukan di titik-titik tertentu,” tegas Sastra Winara.
Penyediaan akses yang maksimal ini diharapkan dapat mengakomodasi antusiasme warga dari berbagai kecamatan di Kabupaten Bogor yang ingin merasakan pengalaman spiritual berbeda di jantung pusat pemerintahan daerah.
Simbol Kemenangan di Bawah Kepemimpinan Rudy-Ade
Penyelenggaraan salat Id di Stadion Pakansari tahun 2026 ini mengemban makna simbolis yang kuat. Ini merupakan kali pertama kegiatan keagamaan skala masif tersebut digelar di era kepemimpinan Bupati Rudy Susmanto dan Wakil Bupati Ade Ruhandi (Jaro Ade).
Baca Juga: KKP Dorong Percepatan Pembangunan SPBUN di Kampung Nelayan Merah Putih Jepara
Langkah ini dipandang sebagai upaya mendekatkan fasilitas ikonik daerah kepada rakyatnya, menjadikannya ruang terbuka yang tidak hanya untuk urusan olahraga, tetapi juga sebagai pemersatu umat dalam bingkai religiusitas.
“Tentu ini adalah momen perdana yang monumental. Semangatnya adalah kebersamaan. Kita ingin mengajak seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Bogor tanpa terkecuali untuk merayakan hari kemenangan di sini,” tambah Sastra.
Rangkul Awak Media untuk Gelorakan Semangat Kemenangan
Menariknya, Sastra Winara secara khusus melontarkan ajakan kepada para awak media yang bertugas di wilayah Bogor untuk turut serta bersujud di Stadion Pakansari. Baginya, jurnalis adalah bagian tak terpisahkan dari denyut nadi pembangunan Kabupaten Bogor.
“Ini adalah momen yang luar biasa. Saya berharap teman-teman media juga ikut salat di sini. Dengan begitu, semangat kemenangan dan kebahagiaan Idulfitri bisa kita rasakan dan kita gaungkan bersama ke seluruh pelosok Bogor,” pungkasnya.