Jakarta, NAWACITAPOST.COM – Sembilan bulan lalu (Mei 2022) media nawacitapost.com menerima masukan dari netizen, tentang Pilkada Kota Gunungsitoli 2024. Saat itu, suara netizen menyebut nama-nama berdasarkan abjad ; Agustus Gea, Dalizatulo Lase, Hadirat Gea, Ilham Mendrofa, Imanuel Zebua, Sowaa Laoli, Tuhoni Telaumbanua, Yulianus Zebua, dan Wiratama Hulu layak memimpin kota ini.
Baca Juga : Profil 9 Bakal Calon Potensial Wali Kota Gunungsitoli 2024 -2029 Versi Nawacitapost.Com
Kini, hal yang sama dilakukan media ini, pada Februari 2023. Yang mana, berdasarkan abjab ;
Pertama Agustus Gea. Tegas dan berwibawa, tepat disematkan kepada pria tamatan SMAN Gunungsitoli. Ketua Umum Himpunan Masyarakat Nias Indoensia 2008 – 2011 (PAW) menggantikan (alm) Ikhtiar Ndruru, Munas ke IV HIMNI di Gunungsitoli tahun 2011, terpilih dan ditetapkan sebagai Ketua Umum HIMNI periode 2011 -2015. Kini sebagai Sekretaris Majelis Pertimbangan Organisasi (MPO) HIMNI 2019 – 2023.
Ketua Dewan Pembina Mutiara Nias 2010 -2015, Anggota Majelis Sinode BNKP 2012 – 2017, Ketua BPMJ BNKP Bekasi 2006 -2012 dan 2012 -2017.
Legal Corporate Senior Head Division (GM) di ISI Group, Legal Manajer di Harita Group, dan pernah bekerja di hotel Menteng Group. Saat ini Pengacara dan Konsultan Hukum pada kantor hukum GNB.
Kedua Andhika Perdana Laoly. Pria lulusan STPDN 2005 angkatan ke-13, sejak 12 Agustus 2022 – sekarang menjabat Inspektur Daerah Kabupaten Nias.
Malang melintang dalam dunia birokrat tak asing baginya; Pernah menjadi sekretaris lurah, lurah, dan camat pernah dijalaninya.
Anak dari pasangan (alm) Edizon Parlindungan Laoly dan (alm) Kristinawati Zebua, pengabdiannya kepada rakyat, selalu diutamakan. Karena pria yang melanjutkan S2 di IPDN tahun 2009 ini, punya motto Kerja Keras, Konsistensi dan Integritas.
Pria yang lahir pada 28 April 1983, aktif di berbagai organisasi ; Wakil Ketua Bidang Kemasyarakatan Pemuda Pancasila Kabupaten Nias (2010), Wakil Ketua MPO KNPI Kota Gunungsitoli (2018), Sekretaris I PD-AMAL Kepulauan Nias (2020) dan terakhir sebagai Ketua DPC HIMNI Kota Gunungsitoli (2022 sampai sekarang).
Suami dari Puspita Indah Zebua, punya harapan besar buat kota Gunungsitoli, yaitu dapat bersaing dengan daerah lainnya di Indonesia.
Apalagi, ayah dari Farrel Shane Laoly dan Frederrick Shane Laoly, selalu belajar dan berguru kepada para seniornya, Menkumham Yasonn Laoly, Anggota DPR RI Marinus Gea, Bupati Nias Ya’atulo Gulo, Wakil Bupati Nias Arota Lase, dan tentu beberapa tokoh masyarakat di Kota Gununungsitoli.
Putra asli Gunungsitoli ini, bukan hanya berucap tentang slogan Gunungsitoli untuk Semua, tetapi harus diwujudkan.
Ketiga Dalizatulo Lase. Pria kelahiran Desa Saewe Kecamatan Gunungsitoli, 29 Maret 1967, pernah bekerja di bidang farmasi, wiraswasta dan pengacara.
Suami dari Nany Arthalinda Putri Lase ini sehari-hari juga sebagai anggota BPMS BNKP.
Akhir-akhir ini, sering melakukan aksi sosial membagikan bantuan kepada mereka yang membutuhkan disekitar Gusit.
Warga Riau asal Nias ini, Ketua DPD HIMNI Riau periode 2022 -2026, dan dibeberapa ormas Nias di Riau, masuk dalam jajaran penasehat.
Keempat Hadirat Gea. Pria yang lahir di Desa Simanaere, Kecamatan, Kota Gunungsitoli Idanoi, aktif dalam beberapa organisasi kemasyarakatan. Pernah duduk sebagai anggota DPRD kota Gunungsitoli dua periode 2009 – 2014 dan 2014 – 2019 dengan jabatan sebagai wakil ketua DPRD Kota Gunungsitoli.
Pilkada tahun 2020 sempat berniat maju menjadi calon Wakil Wali Kota Gunungsitoli berpasangan dengan Martinus Lase (mantan Wali Kota Gusit), walaupun didukung partai Nasdem, tetapi tak memenuhi batas pencalonan sebesar 20 persen.
Kelima Imanuel Zebua. Lahir di Nias. Profesinya sebagai jaksa, membuatnya ia berpindah tugas sebagai abdi negara, mulai dari Nias, Bali dan Kejaksaan Agung.
Bicara mengenai hukum, menjadi ‘makanan’ sehari-harinya. Soal budaya Indonesia dari berbagai wilayah, telah dikenalnya. Maklum pria ini bertugas hampir di seluruh wilayah Indonesia.
Pria ini diorganisasi pernah menjadi Ketua Orahua Mado Zebua (Omaze) Jabodetabek, dan saat ini menjabat sebagai Penasehat di organisasi tersebut. Ia siap maju melalui jalur independent, tapi tidak tertutup kemungkinan untuk dilamar oleh parpol.
Keenam Karya Septianus Batee. Usianya belum 40 tahun, tepatnya lahir pada tahun 1984. Pria Nias lulusan IPDN Jatinangor Bandung. Ia pernah menolak anggapan bahwa dirinya ditunjuk jadi Plt Kepala Balitbangda, karena status dirinya sebagai menantu Wali Kota Gunungsitoli, Lakhomizaro Zebua.
Di bidang organisasi, Karya menjabat sebagai Ketua DPC GAMKI Kota Gunungsitoli, Ketua KNPI Gunungsitoli, dan sekretaris resort untuk 11 jemaat BNKP.
Tekadnya, membangun kota Gunungsitoli kearah yang lebih maju. Terkait hal lainnya, ia mengapresiasi fenomena politik di beberapa daerah di Indonesia yang melahirkan pemimpin muda, seperti di Solo, Kediri, Medan, dan daerah lainnya.
Ketujuh Sowaa Laoli. Pria yang lahir pada 11 November 1981, saat ini aktif sebagai politikus PDI Perjuangan. Kini menjabat sebagai Wakil Wali Kota Gunungsitoli sejak 2016. Sebelumnya, ia pernah menjabat Ketua DPRD Gunungsitoli periode 2009 -2014 dari partai Demokrat.
Infonya, akan maju melalui jalur independen. Namun, tak menampik bila ada partai politik yang mencalonkannya.
Kedelapan Tuhoni Telaumbanua. Pemimpin visioner dari Kota Gunungsitoli, punya visi besar memajukan kepulauan Nias, sesuai dengan bidang yang digelutinya hingga kini. Dua periode terpilih menjadi Ephorus BNKP, yaitu Gereja terbesar di kepulauan Nias.
Terkait itu, pria bergelar doktor ini tentu punya pengalaman banyak dalam melayani umat. Pernah menjadi 21 tokoh Kristiani tahun 2019 pilihan majalah Narwastu.
Sejak tidak menjabat Ephours, Tuhoni aktif dikegiatan sosail dan keagamaan.
Kesembilan Wiratama Hulu. Bernama lengkap Arodotonafo Wiratama Hulu. Pria yang punya sertifikat Bendahara Negara Tersertifikasi (BNT) dengan nomor register : BNT-01322/088/118/2022 yang dikeluarkan Kementerian Keuangan Republik Indonesia.
Ditambah piagam penghargaan dari Kementerian Pemuda an Olahraga Republik Indonesia sebagai BPP Asdep Pembibitan dan Iptek Olahraga Tahun 2021.
Wiratama Hulu, punya harapan besar dan optimis yang besar untuk kemajuan kepulauan Nias. Sehingga patut diperhitungkan di ajang Pilkada serentak Kota Gunungsitoli 2024.
Sembilan (9) calon Wali Kota Gunungsitoli ini, menurut versi Nawacitapost.com memang layak menjadi orang nomor satu Gunungsitoli periode 2024 -2029, walaupun nanti jika ada calon lain di luar 9 nama yang ditampilkan nawacitapost.com, maka itu sah-sah saja, tak ada yang melarang.
Yang jelas, usai Pileg pada 14 Februai 2024, parpol di daerah punya waktu 9 bulan untuk segera menentukan pasangan Pilkada, baik pada tingkat Provinsi, Kota atau Kabupaten.