Senin, 13 Juli 2026

GMNI Karawang Demontrasi Usut Migas Penyeleweng Subsidi BBM, Tolak Kenaikan BBM

Photo Author
Sitinjak, Nawacita Post
- Senin, 12 September 2022 | 20:13 WIB

Karawang, NAWACITAPOST.COM - Puluhan Mahasiswa yang tergabung dalam GMNI (Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia) Karawang berunjuk rasa menolak atas keputusan pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM), Dihalaman gedung Pemerintahan Kabupaten Karawang, Senin (12/9).

DPC GMNI Karawang dalam Melakukan menuntut tiga hal. Diantaranya menolak kebijakan kenaikan harga BBM bersubsidi, meminta pemerintah mengevaluasi BPH Migas (Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi), dan mendesak KPK memeriksa BPH Migas atas dugaan penyelewengan BBM bersubsidi.

Ketua GMNI Karawang Arief Kurniawan menuturkan mahasiswa menilai kenaikan harga BBM bersubsidi bukan langkah yang solutif dalam memulihkan perekonomian.

-


" Ditambah kondisi masyarakat saat ini yang sedang berusaha pulih dari pandemi. "

“Kami pun menilai anggaran subsidi BBM yang menurut pemerintah semakin besar dari tahun ke tahun, sama sekali tidak berbasiskan data yang akurat terkait konsumsi rill masyarakat atas bahan bakar minyak, terutama konsumsi BBM masyarakat miskin atau tidak mampu."

"Kami menyoroti betul peran BPH Migas yang bertugas melakukan peraturan dan pengawasan terhadap pelaksanaan penyediaan dan pendistribusian BBM,” ujarnya.

Arif atas nama mahasiswa menjelaskan masih banyak indikasi terjadi penimbunan BBM. Hal ini karena BPH Migas sebagai lembaga pengatur dan pengawas tidak bekerja optimal.

“Seharusnya BPH Migas memiliki formula pengaturan dan pengawasan yang bisa tepat sasaran.” pungkasnya.

Nurjaya Bachtiar

Editor: Sitinjak

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini