Jakarta, NAWACITAPOST.COM - Warga Kapuk Muara mengeluhkan minimnya informasi dari Badan Pertanahan Nasional Jakarta Utara tentang keberadaan sertifikat tanah mereka yang di buat melalui program Pendataan Tanah Sistematis Lemgkap ( PTSL ).
Kekecewaan warga akibat minimnya informasi dari BPN jakarta Utara perihal keberadaan sertifikat mereka.
" Sudah hampir dua tahun kami memproses pembuatan sertifikat tanah melalui program PTSL , susah sekali mendapatkan Informasi tentang keberadaan sertifikat kami," keluh Imam warga Kapuk Muara. ( 23/07/2022).
Hal senada dikatakan oleh anggota FKDM Kapuk Muara Tafsir Munir beliau mengatakan bahwa, Program pembuatan sertifikat tanah melalui PTSL diduga ditutupi informasi buat masyarakat.
" Panitia PTSL masyarakat duga sengaja menutupi informasi kepada warga mengenai keberadaan sertifikat warga, seharusnya mereka ( BPN-red) lebih aktif memberikan informasi, "katanya.
Munir menambahkan untuk menjembatani maraknya keluhan masyarakat Kapuk Muara terutama pembuat sertifikat program PTSL , Perwakilan LMK, FKDM, Tokoh Masyarakat serta RW dan RT meminta kepada pihak BPN untuk segera mengeluarkan sertifikat mereka dan memberikan informasi yang transparan jika benar sertifikat belum tercetak.
" Semua Element masyarakat serta tokoh masyarakat dan pengurus wilayah akan melayangkan surat permohonan kepada BPN untuk segera mengeluarkan sertifikat warga jika tidak kami akan mengambil langkah lain diantaranya akan meminta komisi A DPRD DKI Jakarta untuk memangggil ketua BPN jakarta Utara perihal masalah tersebut, " tambahnya.
Sebelumnya berberapa tokoh masyarakat, perwakilan pengurus RT/RW di bilangan Kelurahan Kapuk Muara berkumpul untuk mengambil langkah - langkah stategis dalam menjembatani warga yang sampai saat ini belum mendapatkan sertifikat mereka, hampir seratus sertifikat warga yang berada di empat RW sampai saat ini belum mendapatkan kejelasan mengenai keberadaan sertifikat mereka.
" Kami mendukung masyarakat untuk meminta penjelasan perihal keberadaan sertifikat mereka, BPN segera membuka dialog dengan masyarakat agar tidak terjadi misacomunication ditingkat bawah," jelas Purnomo ketua RW 01 Kapuk Muara.( Apen)