Jumat, 5 Juni 2026

Bincang-bincang Koordinasi Menuju ASN, PB PGRI Lantik dan Kukuhkan Pengurus Nasional Forum PH dan Forum ASN PPPK

Photo Author
Tiarsin Nawacita, Nawacita Post
- Minggu, 28 Juli 2024 | 20:39 WIB
Jajaran PB PGRI pimpinan H. Teguh Sumarno ketika Pelantikan dan Pengukuhan Pengurus Nasional Forum PH dan Forum ASN PPPK (Foto Sakera Nawacita)
Jajaran PB PGRI pimpinan H. Teguh Sumarno ketika Pelantikan dan Pengukuhan Pengurus Nasional Forum PH dan Forum ASN PPPK (Foto Sakera Nawacita)

"Kita ini masih tetap keras untuk ikut serta memperjuangkan nasib teman-teman, sehingga kita tidak meninggalkan teman-teman, baik teman-teman honorer maupun teman-teman ASN PPPK," ucap Mohammad Huda kepada wartawan Nawacitapost.com.

Mohammad Huda menambahkan, karena ASN pun tidak harus diam setelah menjadi seorang ASN, karena masih banyak yang harus diperjuangkan yaitu hak-haknya sebagai ASN, salah satunya nanti paling tidak ASN itu sama dengan PNS, yaitu dapat juga tunjangan pensiun.

"Kami berharap dari data sekitar satu juta tujuh ratus honorer, bisa diselesaikan di tahun 2024, sehingga nanti teman-teman honorer semakin ada kejelasan, terkait dengan SK berkala," imbuhnya.

Baca Juga: PGRI Jatim Gelar Konprov, Ketum PB PGRI hasil KLB Buka Suara

Mohammad Huda mengungkapkan, kami juga punya harapan besar, di saat hari libur, murid libur guru kiranya juga ikut libur, ini tidak hanya teman-teman PPPK tapi teman-teman PNS juga berharap sekali ketika murid libur, guru juga bisa merasakan libur.

"Sehingga ada ruang untuk refreshing buat mereka dalam melaksanakan tugas, dengan kurun waktu 6 bulan dalam 1 semester, untuk menenangkan diri bersama keluarga," ujarnya.

Baca Juga: Peringatan Hardiknas tahun 2024, Ini Pendapat Ketum PB PGRI Teguh Sumarno

Tidak ketinggalan Humas PB PGRI Ilham Wahyudi, ketika diwawancarai mengatakan, tujuan pelantikan pengurus honorer dan pengurus ASN PPPK se-Indonesia, di bawah naungan PB PGRI pimpinan H. Teguh Sumarno, ini adalah memberikan gambaran kepada kita semua kepada jutaan guru bahwa konsisten dan sangat serius untuk memperjuangkan para honorer untuk mengaplikasikan mimpinya untuk menjadi ASN di tahun 2024.

Humas PB PGRI Ilham Wahyudi, ketika diwawancarai (Foto Sakera Nawacita)

"Karena memang di dalam undang-undang ASN nomor 20 tahun 2023 disana sudah disebutkan bahwa maksimal honorer harus diselesaikan pada bulan Desember, maka pemerintah harus konsisten dan harus betul-betul serius di dalam memperjuangkan nasib para honorer," kata Ilham Wahyudi.

Baca Juga: Tolak Pecah Belah Guru Dengan SK Setan, PGRI Jember dan Sekitarnya Gelar Aksi Demo

Lanjut Ilham Wahyudi, semua akan kita peluk, semua akan kita rangkul, seperti PB PGRI pimpinan H. Teguh Sumarno hari ini menghilangkan perbedaan, baik GTT dan PTT, para sekolah negeri dan swasta, dikarenakan sejatinya mereka telah mengerti buat negara ini dan negara tidak boleh berpikir panjang untuk memperjuangkan nasib mereka ke depan.

"Karena mereka punya hak dan mereka terdepan hari ini, dalam memperjuangkan, mengedepankan kepentingan kemajuan pendidikan di Republik Indonesia," ujar pria asal Lumajang itu.

Menurut Ilham Wahyudi berkata, saya kira Bapak Prabowo Subianto sebagai Presiden terpilih, yang akan dilantik sebentar lagi punya komitmen dan keinginan besar untuk meningkatkan kesejahteraan mereka para guru.

Baca Juga: PGRI Jember Gelar Aksi Demo, Ketum PB PGRI Unifah Rosyidi Enggan Beri Komentar

Halaman:

Editor: Tiarsin Nawacita

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini