Minggu, 26 Juli 2026

Curi Ikan di Laut Natuna, Empat Kapal Ikan Asing Berhasil Diamankan KP. Bisma

Photo Author
Reski kurnia, Nawacita Post
- Selasa, 31 Agustus 2021 | 16:55 WIB
Batam, NAWACITAPOST – Kapal Patroli Dit Polairud Baharkam Polri KP. Bisma – 8001 berhasil mengamankan 4 Unit Kapal Ikan Asing (KIA) berbendera Vietnam yang tengah melakukan pencurian ikan di laut Natuna Utara. Hal tersebut disampaikan oleh Kabaharkam Polri Komjen. Pol. Drs. Arief Sulistyanto, Selasa (31/08/2021).

″Pada jumat 27 Agustus 2021 lalu Kapal Patroli Dit Polairud Baharkam Polri KP. Bisma – 8001 berhasil melakukan penangkapan terhadap 4 unit Kapal Ikan Asing (KIA) berbendera Vietnam," ungkap Kabaharkam Polri Komjen. Pol. Drs. Arief Sulistyanto, M.Si.

Lebih lanjut Ia menjelaskan bahwa perairan Natura sudah masuk Zona Ekonomi Eksklusif dalam wilayah perairan Indonesia. KIA tersebut dikabarkan sudah ditarik dan saat ini berada berada di dermaga.

"Kapal tersebut diamankan diwilayah perairan Natuna Provinsi Kepri, Kapal Ikan Asing ini juga telah melakukan penangkapan ikan secara Ilegal diwilayah Laut Natuna Utara yang masuk didalam Zona Ekonomi Eksklusif dan masuk dalam wilayah perairan Indonesia dan saat ini Kapal Ikan Asing tersebut telah ditarik dan sekarang berada di dermaga," jelasnya

Dalam penangkapan tersebut, ditemukan 1 ton ikan hasil pencurian di Laut Natuna.

Kiranya sebanyak 40 orang diamankan guna dimintai keterangan, dari ke-40 orang tersebut terdiri dari 36 anak buah kapal (ABK) dan 4 nahkoda. Selain ABK, 4 unit kapal dan ikan hasil tangkapan diamankan guna sebagai barang bukti.

"40 orang diamankan terdiri dari 36 ABK dan 4 Nakhoda dengan barang bukti 4 unit kapal penangkap ikan dan 1 Ton ikan hasil tangkapan," ungkapnya

Dalam penangkapan, 9 kapal diturunkan dibawah komando operasi Kapolda Kepri. Brigadir dipilih sebagai kordinator pada hari itu. Pihaknya juga bersinergi dengan Dirjen PSDKP, TNI AL dari Bea Cukai untuk sama-sama mengamankan laut Indonesia.

"Kami menempatkan 9 unit kapal yang di bawah komando operasi Bapak Kapolda Kepri, dari 9 unit kapal tersebut saya menempatkan 1 orang perwira tinggi berpangkat Brigadir Jenderal untuk bertugas sebagai supervisor sekaligus pengendali dan berkoordinasi dengan Kapolda Kepri untuk bekerjasama dalam pengamanan laut," tutur Aries.

″Disamping itu dilakukan juga kolaborasi dan sinergitas dengan instansi terkait lainnya seperti Dirjen PSDKP, TNI AL dari Bea Cukai sehingga dengan kolaborasi ini walaupun kami bekerja dengan undang-undang yang berbeda tetapi tekad kami satu untuk mengamankan wilayah laut Republik Indonesia," tambahnya

(Reporter : Aris Gea)

Editor: Reski kurnia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Terkini