" Sesuai grand Desaignnya, di tempat tersebut nantinya akan ada museum yang menampilkan sejarah Surabaya, sekaligus akan dibuat replika-replika sekaligus revitalisasi tembok dan pos pantau yang sudah terlihat rusak dibagian atapnya," terang Nanang.
Intinya, eks-Penjara Koblen layak didukung pengembangannya karena kebutuhan wisata edukasi bagi generasi mendatang, tukasnya.
Nanang berharap, perihal bangunan-bangunan bersejarah yang tidak terawat dan tidak jelas peruntukannya juga menjadi perhatian DPRD kota Surabaya. (BNW)