Kamis, 4 Juni 2026

Menarik, Warga Banyu Urip Antusias berjajar Sambut Machfud Arifin

Photo Author
Admin 1, Nawacita Post
- Senin, 12 Oktober 2020 | 01:57 WIB

Surabaya NAWACITAPOST - Pandemi boleh terjadi, namun hasrat warga untuk bertemu dengan calon Pemimpinnya di Pilwali Surabaya tidak bisa terbendung, tentunya dengan tidak melanggar aturan yang ada.


Begitu pula dengan yang dirasakan Pasangan Calon (Paslon) Walikota dan Wakil Walikota Surabaya, Machfud Arifin -Mujiaman. Keinginan mereka untuk selalu dekat dekat Masyarakat membuat pasangan ini bisa sampai 10 kali dalam sehari turun ke masyarakat, dan kali ini yang beruntung disapa adalah Warga Banyu Urip.


Ada yang menarik dalam agenda kali ini. Kedatangan Machfud Arifin bersama tim disambut ribuan warga RW09 dan RW03 dengan antusias berjejer sambil benyanyi lagu-lagu kemenangan dikanan-kiri sepanjang 1 Km-an jalan kampung yang dilalui hingga tepat di posko Pemenangan MA-Mujiaman Jl. Banyu Urip Kidul Gg. V no. 45. Tentunya dengan tetap menjaga protokol kesehatan sesuai yang telah diatur oleh KPU dan Pemerintah yakni memakai masker dan menjaga jarak aman.



Dalam hal ini, ketua RW09 Banyu Urip Tri Kusnanto menyambut baik kedatangan Machfud Arifin sebagai Calon Walikota Surabaya. Ia juga mengaku bangga melihat antusias warganya namun masih tetap menjaga protokol kesehatan.


" Kedua Calon adalah bapak-bapak kita. Terkait program dan pilihan, kita serahkan kembali kepada masyarakat. Dan saya yakin apa yang akan dipilih adalah yang terbaik untuk Surabaya," ujar Nanto.


Menurutnya, Machfud Arifin sepertinya sudah sangat mengerti semua problem dan harapan masyarakat, itu terlihat dari apa yang sudah disampaikannya dihadapan warga.


Bagiyon, Direktur Relawan Tim Pemenangan Machfud Arifin - Mujiaman sekaligus koordinator acara mengatakan, agenda kali ini diadakan untuk menjawab antusias warga Banyu Urip yang ingin bertemu dengan sosok Machfud Arifin pemimpinnya kedepan.


" Masyarakat Banyu Urip ingin sekali ada perubahan untuk Surabaya dan mereka menilai sosok Machfud - Mujiaman adalah orang yang tepat dalam mewujudkan keinginan masyarakat, khususnya diwilayah Banyu Urip yang selama ini kurang mendapat perhatian dari Pemerintah," ujarnya kepada Nawacitapost, Minggu sore (11/10/20)


Masih Bagiyon, agenda ini memang tergolong besar, tapi tetap kita lakukan dengan mentaati aturan KPU dan protokol kesehatan yang berlaku. " Pak MA dan Mujiaman adalah orang yang sangat memperhatikan aturan terutama dalam menjaga kesehatan masyarakat, maka dari itu dalam mengantisipasi saat Road show dan saat peresmian posko kita sudah menghimbau agar tetap menjaga protokol kesehatan dan warga sudah melakukan hal itu ," katanya.


Bagiyon menjelaskan, selain sapa warga Banyu Urip, dalam agenda tersebut juga dilakukan peresmian posko Kemenangan MA-Mujiaman di RW09 kelurahan Banyu Urip - Sawahan.


" Pencoblosan tinggal beberapa hari lagi, tentunya kita juga bersiap-siap untuk memenangkan MA-Mujiaman. Dengan adanya posko, ini menjadikan kita mudah dalam berkomunikasi dengan semua elemen. Baik dari Partai pengusung dan pendukung maupun dengan berbagai Relawan dan komunitas yang ada," ujar Politisi Partai Gerindra ini.


Sesuai dengan yang disampaikan Machfud Arifin, Banyu Urip harus di 'Bungkus', dalam arti harus dimenangkan. " Tidak hanya dimenangkan saja, tapi bagaimana kita juga harus melompat melebihi perolehan dari yang lalu. Merah akan kita kurangi dan kita ganti dengan Pelangi," kata Bagiyon.


Dengan strategi apa ? menurut Bagiyon tentunya dengan door to door. " Disini, selain pemilih tradisional juga banyak pemilih yang rasional. Tentunya kita harus berhati-hati membaca segmen, sehingga maksut dan tujuan kita dapat tercapai," tandasnya.


Hadir langsung menyapa warga Banyu Urip, Machfud Arifin (MA) Calon Walikota Surabaya, dalam paparannya tegas mengatakan ingin membangun Surabaya menjadi 'Berkelas', maka dari itu Ia mau maju sebagai Calon Walikota yang sebenarnya sudah bukan levelnya sebagai Jendral bintang dua yang syarat dengan prestasi memimpin birokrasi di instansi Kepolisian.


" Saya sangat taat azas, saya takut ditegur Panwascam, maka dari itu saya selalu hadir dalam setiap deklarasi ketaatan dan siap bila ada undangan deklarasi ketaatan yang lain," ujarnya.

Halaman:

Editor: Admin 1

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Terkini