Minggu, 12 Juli 2026

Protokol Kesehatan Seperti Orang Jepang 

Photo Author
Martin, Nawacita Post
- Minggu, 29 Maret 2020 | 11:15 WIB
Selamat pagi, yahowu.


Nawacitapost - Berikut tulisan mahasiswa India yang sedang sekolah di Jepang yang heran mengapa kehidupan di Jepang masih normal, belum locked down seperti negaranya. Dia menulis “Something to learn from Japan” saya coba menterjemahkannya.


Ada yang aneh dengan jepang dalam pandemi corona kali ini, Jepang adalah negara yg paling duluan terdampak diluar Cina karena corona sudah ditemukan di kapal pesiar Jepang “diamond princess” sejak Januari 2020.


Jepang jauh lebih dulu kena dari negara2 lain (Korea, Italy dan negara2 Eropah serta Amerika). Mestinya pandemi di Jepang sudah parah juga seperti Italy karena selain lebih dulu kena, juga jumlah penduduk Jepang besar, lebih padat dari Italy dan jumlah usia lanjut tertinggi di Dunia.


Jumlah orang asing juga tinggi. Namun hari ini jumlah yg positif hanya 1,693 orang (di Amerika sdh ratusan ribu orang) dan meninggal 52 orang. Tidak ada lock down. Kantor2 masih buka. Semua Transportasi masih buka.


Mengapa Corona “TIDAK SUBUR DI JEPANG?” Mungkin ini RAHASIAnya:


1. Orang Jepang umumnya Pakai masker dalam kehidupan sehari-hari bukan hanya di masa corona ini. (receptionist, dokter, petugas kebersihan dan masyarakat umum lainnya). Mereka selalu menyediakan masker untuk dewasa dan anak2 di rumahnya. Di tempat2 umum bisa kita lihat banyak orang pakai masker.


2. Kebiasaan tidak merepotkan orang lain. Tidak buang sampah atau meludah sembarang tempat. Mereka hanya membuang sampah atau meludah di tempat sampah. Kebersihan sudah mendarah-daging karena sebelum mereka belajar huruf angka, mereka diajari bagaimana menjaga kebersihan dan berbudi-pekerti.


Saya tambahkan: Masih ingat ketika penonton Asian Games dari Jeoang ramai2 memungut sampah setelah selesai acara pembukaan Asian Games.


3. Tidak bersalaman tapi membungkuk ketika memberi hormat, sudah budaya Jepang


4. Mencuci tangan sudah menjadi budaya. Tersedia sabun atau alkohol pencuci tangan di tempat2 umum (pintu masuk, lift dan setiap tempat umum). Ini sangat penting dlm membunuh virus.


5. Di kamar kecil, orang selalu cuci tangan dan selalu bersihkan apa yg sdh kotor/basah sehingga org lain berikutnya nyaman.


6. Membawa tissue basah (alkohol) ketika mereka keluar rumah untuk membersihkan tangan kalau diperlukan.


7. Mereka biasanya selalu menjaga jarak tdk terlalu dekat dengan orang lain.


Hal-hal itu membuat Jepang masih belum melakukan lockdown, jumlah yg sakit corona sedikit dan tentu saja yg meninggal juga sedikit (hanya 52 orang sementara Italy sudah 10.023 orang).


"Mari Meniru yanh baik dari Jepang, agar Corona tidak subur dan tidak betah di tempat kita," tandasnya.

Editor: Martin

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Terkini