Minggu, 19 Juli 2026

Dinilai Memuat Unsur Negatif, KPH Nganjuk Sempat Minta Takedown Berita

Photo Author
Tiarsin Nawacita, Nawacita Post
- Selasa, 13 Januari 2026 | 06:00 WIB
Tampak depan Kantor Perum Perhutani KPH Nganjuk  (Sakera Nawacita)
Tampak depan Kantor Perum Perhutani KPH Nganjuk (Sakera Nawacita)

Yuli mengungkapkan bahwa, hitungan tersebut berdasarkan hasil produksi terendah, (masa dalam satu hektar hanya menghasilkan dua ton jagung) hal tersebut jelas tidak mungkin, dan pasti lebih banyak.

"Saya juga tidak menyangkal berita panjenengan," ujarnya.

Yuli juga menjelaskan bahwa, apakah petani sudah bertani sesuai dengan Panca Usaha Tani, karena dirinya banyak melihat para petani hanya menyemprot rumput, yang lalu digejik, sehingga hasilnya mungkin kurang bagus dan tidak maksimal.

"Mereka itu berbuat tersendiri, tanpa menggunakan pola-pola itu, mungkin juga pupuknya itu maksimal atau tidak, terlebih yang disayangkan itu modalnya petani itu biasanya ngutang dulu," paparnya.

Lebih lanjut Yuli berkata bahwa, yang kedua apakah berita apakah bisa di takedown, kalau memang tidak bisa KPH akan meng-counter berita yang telah beredar," tandasnya.

 

 

 

Ikuti dan dapatkan berita terupdate dari Sakera Kakanper PT Media Nawacita Indonesia (MNI) Nganjuk dan Kediri, Jawa Timur, langsung dari ponselmu, pada situs berita www.nawacitapost.com, melalui aplikasi Facebook, silahkan klik disini, dan disini, juga melalui aplikasi Twitter atau X, silahkan klik disini, pastikan dua aplikasi tersebut sudah terinstall pada ponselmu

Halaman:

Editor: Tiarsin Nawacita

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini