Nganjuk, NAWACITAPOST.COM - Satu tahun sudah bendungan Semantok diresmikan oleh Presiden Republik Indonesia (RI) Ir Joko Widodo (Jokowi red) dan istri, Hj Iriana Joko Widodo.
Dikutip dari berita yang tayang satu tahun yang lalu dengan judul "Forkopimda Jatim Dampingi Presiden Joko Widodo Resmikan Bendungan Semantok di Kabupaten Nganjuk" Bendungan Semantok diresmikan pada saat Kunker (Kunjungan Kerja) Presiden RI Ir Joko Widodo (Jokowi red), di wilayah Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, pada Selasa, (20/12/2022) lalu.
Namun bendungan Semantok menjadi catatan refleksi akhir tahun 2023 Bupati Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Kabupaten Nganjuk, yakni Mohammad Sueb Yasin.
Baca Juga: Presiden Jokowi Resmikan Bendungan Semantok di Nganjuk
Sebagai Bupati Lira Nganjuk Mohammad Sueb Yasin menyoroti bendungan Semantok.
"Bendungan Semantok adalah bendungan yang diprakarsai oleh pemerintah pusat alias proyek strategis nasional, yang mana bendungan tersebut menghabiskan anggaran ratusan milyar rupiah, namun hingga saat ini detik ini belum ada manfaatnya di sektor pertanian," kata Bupati Lira yang biasa akrab dipanggil Sueb Yasin kepada jurnalis Nawacitapost.com pada Selasa (26/12/2023) sore.
Sueb Yasin menambahkan, jangankan di sektor pertanian skala Nganjuk, disekitar bendungan Semantok saja tidak bisa.
Baca Juga: Forkopimda Jatim Dampingi Presiden Joko Widodo Resmikan Bendungan Semantok di Kabupaten Nganjuk
Lanjut Sueb Yasin, ketika air baku yang masuk sudah terpenuhi, baru nanti masuk ke aliran-aliran irigasi untuk mengairi sawah, yang ada di Kabupaten Nganjuk.
"Kita harus memahami wilayah dan sifat air, karena air bisa mengalir ke tempat yang rendah hingga sampai lagi ke laut, yang nantinya akan menguap keatas dan kembali lagi berbentuk hujan," ujar pria kelahiran Jombang itu.
Baca Juga: Bendungan Semantok Garapak HK Segera Aliri Sawah di Nganjuk
Sueb Yasin menyayangkan karena bendungan Semantok hanya sebatas menampung air hujan, untuk apa membuat bendungan hingga menghabiskan anggaran ratusan milyar rupiah.
"Belum lagi dampak akibat yang mana mengesampingkan alam maupun sosial yang ditimbulkan dengan adanya bangunan bendungan Semantok itu, dan hal ini bukan hanya di Nganjuk saja, melainkan di seluruh bendungan-bendungan yang dibangun pasti menimbulkan gejolak di masyarakat," papar Sueb Yasin.
Artikel Terkait
Wagub Emil Pastikan Pembangunan Bendungan Semantok Nganjuk Berjalan Baik
Impounding Akhir Juni 2022, Bendungan Semantok Akan Meningkatkan Suplai Air Irigasi di Nganjuk Jawa Timur
Bendungan Semantok Garapak HK Segera Aliri Sawah di Nganjuk
Presiden Jokowi Resmikan Bendungan Semantok di Nganjuk
Forkopimda Jatim Dampingi Presiden Joko Widodo Resmikan Bendungan Semantok di Kabupaten Nganjuk