"Sekarang anak ini sudah bisa menjawab pertanyaan dari pihak kepolisian. Ia mengungkapkan bahwa saat kejadian, mulutnya ditutup dengan kain, lalu tantenya dengan sengaja mematahkan kakinya," ujar Lider Giawa.
Hingga saat ini, Polres Nias Selatan masih terus menyelidiki kasus ini secara mendalam untuk memastikan pelaku dapat diproses hukum sesuai dengan peraturan yang berlaku.