"Sekarang anak ini sudah bisa menjawab pertanyaan dari pihak kepolisian. Ia mengungkapkan bahwa saat kejadian, mulutnya ditutup dengan kain, lalu tantenya dengan sengaja mematahkan kakinya," ujar Lider Giawa.
Hingga saat ini, Polres Nias Selatan masih terus menyelidiki kasus ini secara mendalam untuk memastikan pelaku dapat diproses hukum sesuai dengan peraturan yang berlaku.
Artikel Terkait
Tingkatkan Pengawasan, Kakanwil Ditjenpas Sumut Pimpin Sidak di Lapas Kelas IIA Sibolga
Dorong Pembangunan Rusunami, Aning Rahmawati: Perda Segera Disahkan!
Azhar Kahfi: Penghematan APBN dan APBD Jangan Abaikan Rakyat
Indikasi Penyerobotan Lahan Oleh PT LBI, Kades Gabus Diduga Terlibat dan Menjadi Tergugat IIĀ
Update Banjir, Imbas Hujan Deras 35 RT dan 4 Ruas Jalan di Jakarta Masih Terendam Banjir