nasional

Pemkab Nias Barat Perkuat Layanan Kesehatan Pulau Hinako Lewat Program DBTFMS

Minggu, 25 Oktober 2026 | 21:12 WIB
Perwakilan Pemkab Nias Barat bersama unsur kementerian/lembaga dan BPJS Kesehatan mengikuti Monitoring dan Evaluasi Kompensasi DBTFMS Tahun 2026 di Kabupaten Nias Selatan, Kamis (22/10/2026).

NAWACITAPOST.COM – Pemerintah Kabupaten Nias Barat mendorong penguatan akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat kepulauan melalui program kompensasi Daerah Belum Tersedia Fasilitas Kesehatan Memenuhi Syarat (DBTFMS). Komitmen tersebut mengemuka dalam kegiatan Monitoring dan Evaluasi Kompensasi DBTFMS untuk pengiriman tenaga kesehatan nonspesialistik Tahun 2026 di Kabupaten Nias Selatan, Kamis (22/10/2026).

Forum ini mempertemukan pemerintah daerah, kementerian/lembaga, dan BPJS Kesehatan untuk mengevaluasi pelaksanaan program, mengidentifikasi kendala, serta merumuskan langkah perbaikan agar pelayanan kesehatan di daerah sasaran berjalan lebih optimal.

Dalam kegiatan tersebut, Pemkab Nias Barat diwakili Asisten II Ir. Hiburan Halawa, S.T., M.Eng.; Kepala Dinas Kesehatan Bdn. Yanasri Meni Gulo, S.Tr.Keb., MKM.; Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Krisman Aprieli Zai, S.T., M.M.; serta Kepala UPT Puskesmas Non Rawat Inap Pulau Hinako, Iskandar Widodo, S.Kep., Ners.

Pulau Hinako Jadi Perhatian

Salah satu fokus perhatian Pemkab Nias Barat adalah pelayanan kesehatan di Kepulauan Hinako. Kondisi geografis yang terpisah oleh laut menjadi tantangan tersendiri, terutama dalam menjamin ketersediaan tenaga kesehatan, akses transportasi, serta dukungan sarana dan prasarana medis.

Melalui program DBTFMS, pemerintah berharap keterbatasan fasilitas kesehatan di wilayah sasaran tidak menjadi penghalang bagi masyarakat untuk memperoleh pelayanan yang dibutuhkan.

Baca Juga: Pemkab Nias Barat Matangkan Verifikasi Koperasi Merah Putih, Dua Desa Siap Diperiksa

Pemkab Nias Barat juga menyampaikan apresiasi kepada BPJS Kesehatan Cabang Gunungsitoli atas kerja sama dalam mendukung pelaksanaan program tersebut.

Dorong Keberlanjutan Program

Selain ketersediaan tenaga kesehatan nonspesialistik, keberhasilan program turut bergantung pada kesiapan tempat praktik, akomodasi tenaga kesehatan, kelengkapan alat medis, dan kelancaran administrasi klaim.

Karena itu, monitoring dan evaluasi dinilai penting untuk mengidentifikasi hambatan operasional sekaligus memperkuat koordinasi antarpihak. Penyelesaian administrasi klaim secara tepat waktu juga diharapkan mendukung kesinambungan pelaksanaan program di fasilitas kesehatan sasaran.

Pemkab Nias Barat menegaskan dukungannya terhadap keberlanjutan program DBTFMS, termasuk melalui penyediaan akomodasi dan tempat praktik yang layak serta pemenuhan sarana dan prasarana medis sesuai ketentuan.

Pemerintah daerah berharap sinergi dengan pemerintah pusat, kementerian/lembaga, dan BPJS Kesehatan terus diperkuat agar manfaat program dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, khususnya warga di wilayah terpencil dan kepulauan.

Bagi masyarakat Pulau Hinako, keberadaan tenaga kesehatan yang memadai dan pelayanan yang berkesinambungan menjadi faktor penting dalam memperluas akses terhadap layanan kesehatan yang bermutu dan berkeadilan. (Yogi)

Tags

Terkini