Senin, 12 Oktober 2026

Bupati Nias Barat Tinjau Lokasi PLTD 10 MW, Perkuat Harapan Pasokan Listrik Andal

Photo Author
Yohanes Giawa, Nawacita Post
- Senin, 12 Oktober 2026 | 21:33 WIB
Bupati Nias Barat bersama Manajer PLN UP3 Nias dan rombongan meninjau lokasi rencana pembangunan PLTD berkapasitas 10 MW di Desa Simaeasi, Kecamatan Mandrehe, Senin (12/10/2026).
Bupati Nias Barat bersama Manajer PLN UP3 Nias dan rombongan meninjau lokasi rencana pembangunan PLTD berkapasitas 10 MW di Desa Simaeasi, Kecamatan Mandrehe, Senin (12/10/2026).

NAWACITAPOST.COM – Bupati Nias Barat, Dr. Eliyunus Waruwu, S.Pt., M.Si., M.M., meninjau lokasi rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) berkapasitas 10 Megawatt (MW) di Desa Simaeasi, Kecamatan Mandrehe, Senin (12/10/2026). Peninjauan bersama Manajer PLN UP3 Nias, Leonard Tulus M. Panjaitan, ini dilakukan untuk memastikan kesiapan lokasi sekaligus memperkuat koordinasi teknis pembangunan.

Di lokasi, Eliyunus menegaskan bahwa penguatan infrastruktur kelistrikan menjadi salah satu kebutuhan penting untuk mendukung aktivitas ekonomi, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta membuka peluang pengembangan usaha di Nias Barat.

“Kita ingin memastikan pembangunan infrastruktur kelistrikan ini benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Pemerintah Kabupaten Nias Barat akan terus membangun komunikasi dan sinergi dengan PLN agar kebutuhan listrik masyarakat dapat semakin terpenuhi,” ujar Eliyunus.

Rencana pembangunan PLTD tersebut didukung hibah lahan seluas 3.845 meter persegi dari Pemerintah Kabupaten Nias Barat kepada PT PLN (Persero). Penyerahan hibah pada Jumat (18/9/2026) lalu ditandai dengan penandatanganan perjanjian hibah antara Pemkab Nias Barat dan PLN UP3 Nias.

Baca Juga: Pemkab Nias Barat Evaluasi Layanan Anak Usia Dini, Soroti Gizi, Sanitasi hingga Perlindungan

Sebelumnya, Leonard Tulus M. Panjaitan menyampaikan bahwa PLN bersama Pemkab Nias Barat telah membahas sejumlah aspek teknis pembangunan pembangkit dan jaringan pendukung. Pembahasan mencakup jalur jaringan menuju Gardu Hubung (GH), jaringan keluar dari gardu, pemasangan tiang dan kabel, hingga titik-titik yang bersinggungan dengan jalan serta tanaman milik masyarakat.

“Kami menargetkan kapasitas dan keandalan pasokan hingga 10 Megawatt,” kata Leonard.

Jika terealisasi sesuai rencana, pembangunan PLTD ini diharapkan memperkuat sistem kelistrikan di Nias Barat. Pasokan listrik yang lebih andal juga menjadi faktor pendukung bagi sektor pendidikan, kesehatan, UMKM, digitalisasi layanan pemerintahan, serta pengembangan investasi daerah.

Peninjauan tersebut turut dihadiri Camat Mandrehe, perwakilan Dinas Perizinan dan Dinas PUPR, Penjabat Kepala Desa Simaeasi dan Onolimbu, perwakilan BPN, masyarakat yang menghibahkan lahan, serta jajaran PLN ULP Mandrehe. (Yogi)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Yohanes Giawa

Tags

Artikel Terkait

Terkini