Solidaritas Akademik: Mengajak seluruh elemen sivitas akademika untuk bersatu padu dan menolak tunduk pada segala bentuk premanisme digital.
Kasus ini menjadi alarm keras bagi iklim kebebasan berpendapat di tanah air. Di mana ketika sebuah kritik akademik dibalas dengan ancaman pelacakan fisik, di situlah integritas demokrasi kita sedang diuji di garis batasnya.
Apakah hukum akan mampu meringkus sang peneror bayangan, ataukah suara kritis akademisi akan terus dipaksa senyap? Perang mempertahankan kebebasan akademik baru saja dimulai.(***)