NAWACITAPOST.COM — Sebuah gelombang ancaman mengerikan menerpa kebebasan akademik di Indonesia. Nabyla Risfa Izzati, seorang dosen tangguh dari Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (FH UGM), tiba-tiba menjadi sasaran teror psikologis yang masif setelah menyuarakan kritik tajam di media sosial terkait isu mutasi pegawai di Kementerian Pekerjaan Umum (PU).
Bukan sekadar gertakan sambal, ruang privasi sang dosen dikoyak habis. Nabyla dihujani ancaman lewat nomor tak dikenal yang menuntut penghapusan cuitannya. Tak main-main, pelaku melakukan tindakan doxxing ekstrem dengan membongkar data paling sensitif korban: Alamat rumah, NIK, tanggal lahir, data keluarga, hingga pelacakan lokasi terakhir gawainya secara real-time. Sebuah metode intimidasi yang dirancang untuk menebar ketakutan terdalam.
Kronologi Berdarah Dingin di Dunia Maya
Semua ini bermula dari sebuah respons tegas. Melalui akun X (Twitter) pribadinya, @nabylarisfa, Nabyla melakukan quote retweet terhadap isu mutasi pegawai di Kementerian PU yang tengah hangat.
"PTUN-in aja sih pejabat dzalim kayak gini. Greget banget gweh," tulis Nabyla.
Cuitan yang lugas dan berani itu langsung meledak di jagat maya, menembus 3,2 juta penayangan, memicu ratusan debat, dan dibagikan lebih dari 10 ribu kali. Namun, popularitas digital itu dibayar mahal. Hanya berselang beberapa hari, tepatnya pada 16 Juli 2026, teror itu datang mengetuk ruang pesannya.
Sebuah tangkapan layar WhatsApp dari nomor misterius masuk, memerintahkannya menghapus cuitan tersebut dengan dalih "mencegah kegaduhan". Di balik perintah itu, terselip lampiran data pribadi Nabyla—sebuah pesan implisit yang mengerikan: Kami tahu siapa Anda, dan kami tahu di mana Anda berada.
Namun, alih-alih tunduk dan gemetar, Nabyla memilih melawan. Ia langsung menyiapkan surat somasi untuk menyeret sang peneror ke jalur hukum.
UGM Tabuh Genderang Perang: "Ini Serangan Terhadap Demokrasi!"
Melihat salah satu aset akademiknya diancam, Fakultas Hukum UGM tidak tinggal diam. Mereka langsung pasang badan dan menabuh genderang perlawanan terhadap upaya pembungkaman ini. Pihak kampus menegaskan bahwa ini bukan lagi sekadar urusan pribadi, melainkan serangan terbuka terhadap institusi pendidikan dan pilar demokrasi bangsa.
Baca Juga: Gara-Gara Baju Telat, Oknum Penjahit di Bali Viral Usai Lontarkan Makian dan Ancaman
Dalam pernyataan resminya pada Minggu (19/7/2026), Dekan FH UGM, Dahliana Hasan, mengutuk keras tindakan pengecut tersebut dengan nada yang bergetar penuh ketegasan.
“Mengecam segala bentuk tindakan intimidatif, ancaman, maupun upaya pembungkaman yang mencederai kebebasan akademik. Tindakan tersebut bukan hanya menyerang individu, melainkan mencederai integritas institusi pendidikan dan prinsip demokrasi di Indonesia!” tegas Dahliana.
Perlindungan Total: Mengerahkan Seluruh Jaringan Kampus
FH UGM memastikan Nabyla tidak akan berjalan sendirian di dalam kegelapan. Kampus siap mengerahkan seluruh "artileri" hukum dan jaringan yang mereka miliki untuk melindungi hak konstitusional sang dosen.
-
Jaminan Keamanan: FH UGM menjamin perlindungan penuh bagi setiap pengajar yang menjalankan tugas tridharma perguruan tinggi dengan integritas.
-
Pendampingan Hukum Total: Kampus siap mengawal kasus ini ke ranah hukum melalui advokasi yang solid.
Artikel Selanjutnya
Jerat Korupsi Febrie Adriansyah Seret Don Ritto, Rekan Bisnis Sekaligus Adik Tingkat yang Kini Diborgol Brimob!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.Tags
Terkini
Jejak Gelap Pelarian Liburan Mewah: WNI Asal Madiun Diduga 'Manfaatkan' Open Trip Korea demi Kerja Ilegal!
Selasa, 21 Juli 2026 | 21:21 WIB Guncang Publik! Hotman Paris Layangkan Permintaan Maaf Terbuka untuk Presiden Prabowo
Selasa, 21 Juli 2026 | 21:21 WIB Dahsyat! Ledakan Maut Ratakan Rumah Mewah di Grand Polonia Medan
Selasa, 21 Juli 2026 | 21:21 WIB Usai Viral Pamit Salat Lalu Mendadak Resign, Dapur Makan Bergizi Gratis di Blora Mendadak Lumpuh!
Selasa, 21 Juli 2026 | 21:20 WIB Usai Nobar Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Terjaring OTT KPK!
Selasa, 21 Juli 2026 | 18:14 WIB Curhat Membara Penjual Pizza di Kaltim Syok 'Digeruduk' Satpol PP, Minta Pejabat Jual Es Dawet!
Selasa, 21 Juli 2026 | 18:14 WIB PANAS! Aksi Mahasiswa Menggema di Kejagung Diwarnai Kericuhan: Desak Pengusutan Kasus Korupsi Tanpa Pandang Bulu!
Selasa, 21 Juli 2026 | 18:13 WIB VIRAL! Momen Bahagia Berubah Cengkeraman Maut: Atlet Golf Jesslyn Wijaya Diculik Komplotan OTK di Tengah Pesta Ulang Tahun Nenek
Selasa, 21 Juli 2026 | 18:13 WIB Bootcamp Promedia Group Dimulai! Bahas Habis SEO dan GEO untuk Konten di Era Digital
Selasa, 21 Juli 2026 | 18:12 WIB Badai Inflasi Medis Mengancam Korporasi Jabar: Halodoc for Business Hadirkan Solusi Kesehatan Karyawan yang Terintegrasi!
Selasa, 21 Juli 2026 | 18:12 WIB Hotman Paris Meradang dan Bongkar Fakta Tudingan Keji Aspri Jadi Simpanan Eks Jampidsus!
Senin, 20 Juli 2026 | 18:02 WIB Sempat Ngaku Super Kaya, Hotman Paris Dituding Putranya Sendiri Gondol Angpao Nikahan Rp800 Juta
Senin, 20 Juli 2026 | 18:02 WIB Ketegangan Memuncak! Hotman Paris Akhirnya Minta Maaf Usai Sebut Wartawan 'Gak Punya Otak'
Senin, 20 Juli 2026 | 18:02 WIB Publik Bertanya-Tanya, Mengapa Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Belum Kunjung Masuk Bui?
Senin, 20 Juli 2026 | 18:02 WIB Pecah Kongsi! Frank Hutapea Bongkar Topeng 'Pencitraan' Hotman Paris di Kasus Eks Jampidsus
Senin, 20 Juli 2026 | 18:01 WIB Bom Waktu di Bea Cukai! BPK Bongkar Skandal Pengembalian Dana Miliaran Rupiah ke Importir Penunggak Utang
Senin, 20 Juli 2026 | 10:33 WIB Dosen UGM Diintimidasi Doxxing Usai Kritik Kementerian PU, Kampus Pasang Badan!
Senin, 20 Juli 2026 | 10:33 WIB Histeris di Parlemen: Wahyudi Askar Bongkar Sisi Gelap MBG, Sebut Terbesar Sekaligus Terkorup di Dunia!
Minggu, 19 Juli 2026 | 14:39 WIB Gara-Gara Baju Telat, Oknum Penjahit di Bali Viral Usai Lontarkan Makian dan Ancaman
Minggu, 19 Juli 2026 | 14:39 WIB Guncang DPR! Aliansi Ibu Indonesia Mengamuk: Program Makan Bergizi Gratis Hina Ilmu Pengetahuan dan Kaum Perempuan!
Minggu, 19 Juli 2026 | 14:38 WIB
Artikel Terkait
Jerat Korupsi Febrie Adriansyah Seret Don Ritto, Rekan Bisnis Sekaligus Adik Tingkat yang Kini Diborgol Brimob!
Debat Sengit Kepala Bakom RI vs BEM UI: Sengkarut Anggaran Pendidikan di Balik Program Makan Bergizi Gratis
Tragedi Adonara Membara Lagi: Satu Pemuda Tewas, Tiga Kritis dalam Bentrok Berdarah
Dua Nyawa Pelajar Melayang di Atas Rel, Di Mana Gubernur Lampung dan PT KAI?
Dua WNI Diduga Disekap di Myanmar, Nyawa Dipertaruhkan dalam Hitungan Mundur 4 Hari!