"Seluruh kebijakan ini adalah wujud kehadiran negara. Kami memastikan setiap tetes keringat pekerja Indonesia dibayar dengan pelindungan, kepastian hukum, dan kesejahteraan yang layak," pungkas Cris Kuntadi, menutup pernyataannya yang disambut optimisme tinggi.
Satu pesan yang tertangkap jelas hari ini: Buruh tidak lagi berjalan sendirian.