nasional

Machiavelli Van Java Dalang Kehancuran Demokrasi di Indonesia

Jumat, 23 Februari 2024 | 09:27 WIB
Saiful Huda Ems (SHE) (MNI)

Orkestrasi hasil perhitungan cepat (quick count) lembaga-lembaga survei papan atas kemudian menjadi seirama, menggiring dan memaksa tim sukses pemenangan Paslon 01 dan 03 untuk mau menerimanya. Sedangkan KPU dan Bawaslu sendiri menyatakan penghitungan suara hasil PILPRES masih banyak kekeliruan.

Baca Juga: OC Kaligis: Pilihan Saya Prabowo Gibran bukan Money Politic,melainkan karena Keyakinan

Tak cukup sampai di situ, Prabowo-Gibran juga langsung secepat kilat melakukan pesta pernyataan kemenangan. Dan para tokoh-tokoh politik nasional dikondisikan untuk memberikan ucapan selamat atas kemenangannya. Gila!

Inilah Pilpres terburuk dan terbrutal sepanjang sejarah Pilpres dan Piled di Indonesia. Di mana Machiaveli Van Java berdiri terdepan menjadi dirigen atau conductor orkestra kecurangan Pilpres dan pembantaian demokrasi yang kasat mata.

Pekik perlawanan terhadap rezim ORBA di masa Reformasi '98 yang menolak korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN) terngiang di telinga. Lalu mengapa KKN itu kini dihidupkan rezim Jokowi kembali?

 


Penulis: Saiful Huda Ems (SHE). Lawyer dan Aktivis '98.

Halaman:

Tags

Terkini