NAWACITAPOST.COM - Akademisi Rocky Gerung, menyatakan keyakinannya bahwa suara rakyat dalam pemilihan kali ini telah hilang akibat berbagai kecurangan yang terjadi. Dia menegaskan bahwa konsep Suara Rakyat adalah Suara Tuhan (Vox Populi Vox Dei) tidak lagi relevan dalam konteks Pemilu kali ini.
Menurutnya, istilah tersebut kini berubah menjadi Vox Populi Clario Dei, di mana Suara Rakyat adalah Tangisan Tuhan. Pandangan Rocky ini menggambarkan ketidakpuasan terhadap integritas Pemilu 2024.
"Sekarang yang terjadi adalah Vox Populi Clario Dei. Suara Rakyat adalah Tangisan Tuhan itu," kata Rocky, dikutip Rabu (21/2/2024).
Baca Juga: Permudah UKM Akses Pembiayaan Syariah, BSI Genjot Bisnis SME
Dia berpendapat bahwa data kuantitatif yang menunjukkan hasil perolehan suara sudah tidak bermakna lagi. Sebab, proses tersebut telah terdapat desain yang mengarah pada kecurangan sejak awal.
Rocky juga menyoroti bahwa upaya untuk memperjuangkan keadilan dalam Pemilu harus melalui pintu masuk kecurangan, yaitu Mahkamah Konstitusi. Pernyataan ini menunjukkan bahwa dia melihat Pemilu 2024 sebagai sebuah proses yang sudah terkontaminasi sejak awal.
"Jadi sekali lagi, enggak ada gunanya kamu bicara tentang data-data kuantitatif, kalau kita enggak ingatkan pintu masuk kecurangan itu adalah keputusan Mahkamah Konstitusi," pungkasnya.