NAWACITAPOST.COM - Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI telah melantik 5.741.127 anggota kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) di 71 ribu lokasi dalam upaya persiapan menyelenggarakan Pemilu 2024.
Pelantikan serentak ini dipimpin oleh Ketua KPU Hasyim Asy’ari, yang menjelaskan adanya perubahan dalam penyelenggaraan pemilu kali ini.
Dalam wawancara dengan Antara, Hasyim Asy’ari mengungkapkan perbedaan pendekatan kali ini, di mana seluruh tujuh anggota KPPS di setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS) akan menerima Bimbingan Teknis (Bimtek) dari KPU.
Baca Juga: Mahfud MD Blak-blakan Rencana Mundur, Jokowi: Saya Sangat Menghargai Haknya
Tujuannya adalah untuk meningkatkan kualitas kelayakan pemilih dalam menggunakan hak pilihnya.
Bimtek KPPS, yang dimulai pada tanggal 27 Januari dan berlangsung hingga 2 Februari 2023, mencakup materi teknis mulai dari persiapan TPS hingga penghitungan suara. Kegiatan ini dilakukan serentak di kelurahan atau kecamatan masing-masing.
Materi Bimtek juga membahas kasus-kasus yang rawan terjadi dalam Pemilu 2024 dan strategi penyelesaiannya. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas kelayakan pemilih, profesionalisme, akuntabilitas, integritas, dan transparansi penyelenggaraan Pemilu 2024.
Untuk membantu anggota KPPS dalam menjalankan tugasnya, KPU telah merilis Buku Panduan KPPS yang berfungsi sebagai panduan kerja untuk kelompok KPPS dalam melaksanakan prosedur pemungutan dan penghitungan suara Pemilu 2024.
Buku panduan KPPS Pemilu 2024 dapat diunduh di sini. Buku panduan KPPS Pemilu 2024 berisi antara lain:
Tugas dan tanggung jawab KPPS
- Persiapan TPS
- Pemungutan suara
- Penghitungan suara
- Penyusunan berita acara
- Penyerahan hasil penghitungan suara
Baca Juga: KPPS Pemilu 2024 Serentak dilantik Hari ini, Catat Tahapan dan masa kerjanya!
- Penanganan pelanggaran
- Penanganan sengketa
- Penanganan kotak suara dan surat suara
- Penanganan pemilih disabilitas dan pemilih yang memerlukan bantuan