nasional

APKSI Dukung Inisiatif Nakes Desak Anies, Mendorong Perhatian terhadap Pekerja Kesehatan Non ASN

Sabtu, 20 Januari 2024 | 08:25 WIB
APKSI juga dapat kesempatan diskusi dan mendengarkan solusi yang ditawarkan pasangan nomor satu, Anies Baswedan dan Gus Muhaimin Iskandar (Foto: dok)

NAWACITAPOST.COM - Asosiasi Pekerja Kesehatan Seluruh Indonesia (APKSI) aktif berpartisipasi dalam kegiatan "Nakes Desak Anies" yang diinisiasi oleh gerakan "Ubah Bareng".

Kali ini, acara desak Anies memiliki fokus yang berbeda dari kegiatan sebelumnya, yaitu mengangkat isu kesehatan sebagai pusat perhatian.

Presiden APKSI dan Ketua Umum DPN FKHN Indonesia, Sepri Latifan, menyampaikan bahwa APKSI telah membangun komunikasi dengan tiga calon presiden dan wakil presiden.

Baca Juga: Apple Vision Pro Siap Meluncur, Pengganti iPhone dengan Teknologi Terkini

Pada November tahun lalu, APKSI telah bertemu dengan tim TKN Prabowo-Gibran untuk berdiskusi dan mendengarkan solusi terkait pekerja kesehatan, khususnya yang bukan pegawai ASN.

Pada kesempatan ini, APKSI juga mendapatkan kesempatan untuk berdiskusi dengan pasangan calon nomor satu, Anies Baswedan dan Gus Muhaimin Iskandar.

Menurut Sepri, ini merupakan langkah konkret APKSI dalam mendampingi penyelesaian masalah pekerja kesehatan non ASN.

Baca Juga: Dyah Katarina: Reses Bukan Ajang Kampanye, Tapi Kulakan Aspirasi Warga!

Sepri menambahkan bahwa jawaban Anies terkait pertanyaan mengenai solusi untuk pekerja kesehatan non ASN menunjukkan bahwa masalah ini akan diselesaikan secara bertahap, mengingat melibatkan banyak pihak.

Menurutnya, hingga saat ini belum ada capres dan cawapres yang berani komitmen secara pasti terkait isu pekerja kesehatan non ASN.

Moh. Rendy Heriansyah, Sekretaris Jenderal DPP APKSI, yang turut hadir dalam kegiatan "Desak Anies," menegaskan bahwa belum ada komitmen pasti dari pasangan calon Anies-Gus Muhaimin terkait isu ini.

Baca Juga: Dyah Katarina: Pos PAUD Terpadu sedang 'Diuji'

Meskipun demikian, ia mengapresiasi kegiatan tersebut sebagai upaya untuk memberikan gambaran umum terkait permasalahan sumber daya manusia kesehatan yang memiliki status non ASN.

Rendy juga menyatakan bahwa kegiatan semacam ini memberikan ruang untuk membahas isu kesehatan, yang akan menghasilkan lebih banyak gagasan dan solusi.

Halaman:

Tags

Terkini