Camat Cibalong, Dianavia Faizal, membenarkan bahwa tempat pemusnahan tersebut berada dekat dengan laut dan tidak berada di dekat rumah warga. Ia mengatakan bahwa setiap kali ada kegiatan seperti ini, pihak TNI selalu memberitahu kecamatan, yang kemudian meneruskan informasi tersebut kepada warga agar mereka waspada namun tidak panik.
Baca Juga: Borobudur Peace & Prosperity Festival 2025, PT Meccaya Ajak Anak-anak Jaga Lingkungan
Menurutnya, masyarakat setempat sudah terbiasa mendengar suara ledakan dari area tersebut karena kegiatan semacam ini rutin dilakukan. Namun, insiden kali ini menimbulkan duka mendalam.
Total 13 orang meninggal dunia, yang terdiri dari empat personel TNI dan sembilan warga sipil. Kepala Bidang Humas Polda Jabar, Komisaris Besar Polisi Hendra Rochmawan, mengonfirmasi jumlah korban tersebut.
Berikut adalah identitas para korban:
1. Agus bin Kasmin, warga Kampung Cimerak, Kecamatan Cibalong
2. Ipan bin Obar, warga Kampung Cimerak, Kecamatan Cibalong
3. Anwar bin Inon, warga Kampung Cidahon, Kecamatan Pameungpeuk
4. Endang, warga Singajaya, Garut
5. Yus Ibing bin Inon, warga Kampung Cidahon, Kecamatan Pameungpeuk
6. Iyus Rijal, warga Kampung Cimerak, Kecamatan Cibalong
7. Toto, warga Kampung Cimerak, Kecamatan Cibalong
8. Dadang, warga Kampung Sakambang, Kecamatan Cibalong
9. Rustiawan, warga Kampung Cimerak, Kecamatan Cibalong
10. Kolonel Cpl Antonius Hermawan, Tim Gupusmu III Jakarta
11. Mayor Cpl Anda Rohanda, Tim Gupusmu III Jakarta
12. Kopda Eri Dwi Priambodo, Tim Gupusmu III Jakarta
13. Pratu April Setiawan, Tim Gupusmu III Jakarta
Gudang Pusat Munisi III Jakarta menjadi sumber asal amunisi yang dimusnahkan. Kabid Humas Polda Jabar menyatakan bahwa peristiwa ini dikategorikan sebagai kecelakaan dalam proses disposal atau pemusnahan amunisi yang telah kedaluwarsa.
Baca Juga: HIMNI CUP IV DPD DKI Jakarta Jadi Ajang Kebersamaan Warga Nias di Perantauan
Pihak berwenang kini tengah melakukan penyelidikan menyeluruh guna mengetahui penyebab pasti dari ledakan tersebut. Di tengah suasana berkabung, aparat TNI, kepolisian, dan petugas medis terus bersiaga untuk memastikan proses identifikasi dan pemulihan berjalan lancar.