NAWACITAPOST.COM - PT Meccaya, perusahaan farmasi yang telah lama dikenal di bidang dermatologi, kembali menunjukkan komitmennya terhadap isu lingkungan dan kemanusiaan melalui gelaran Borobudur Peace & Prosperity Festival 2025 yang dijadwalkan berlangsung pada 10 hingga 12 Mei di kawasan Magelang, Jawa Tengah. Acara yang kini memasuki tahun keempat ini tidak hanya mengangkat tema perdamaian, tetapi juga menyentuh aspek penting lain seperti kelestarian lingkungan dan pembangunan berkelanjutan.
Dalam sesi wawancara bersama Direktur Pemasaran PT Meccaya, Ferry Salim menyampaikan bahwa salah satu fokus utama kegiatan tahun ini adalah edukasi lingkungan untuk anak-anak. Menurutnya, kerja sama dengan anak-anak di lingkungan sekitar Magelang menjadi langkah awal untuk membentuk generasi masa depan yang peduli terhadap alam.
"Selamat pagi. Hari ini, Mecayya mengadakan kerja sama dengan anak-anak dari lingkungan sekitar Magelang. Kami ingin mengajak mereka untuk lebih mencintai lingkungan dan alam, karena sejatinya bumi dan alam adalah 'ibu' kita, tempat kita bergantung hidup," ujarnya.
Sebagai bagian dari kegiatan, anak-anak diajak turun langsung untuk membersihkan area sungai yang menjadi bagian dari ekosistem penting di wilayah tersebut. Ferry menekankan pentingnya sungai sebagai sumber kehidupan sejak zaman dahulu, baik untuk penyediaan air bersih, jalur transportasi, hingga sumber pangan dan energi. Ia menilai bahwa menanamkan kesadaran menjaga lingkungan sejak usia dini sangat penting untuk membangun karakter yang bertanggung jawab di masa depan.
"Kami ingin membangun karakter anak-anak sejak dini. Mereka diajarkan untuk menjaga kebersihan sungai, menanam pohon, dan mencintai bumi. Harapannya, nilai-nilai ini tertanam kuat dan terbawa hingga mereka dewasa. Saat mereka tumbuh besar, mereka akan mengingat bahwa sejak kecil sudah diajarkan untuk peduli pada lingkungan," jelas Ferry.
Borobudur Peace & Prosperity Festival sendiri bukan hanya acara simbolik, tetapi juga sarat kegiatan nyata. Selain pembersihan sungai, festival ini juga melibatkan komunitas pecinta alam, aktivis lingkungan, serta anak-anak dari berbagai sekolah sekitar. Meskipun jumlah peserta dari kalangan pelajar dibatasi, sekitar 40 hingga 50 anak dipilih untuk ikut serta sebagai perwakilan.
PT Meccaya turut memberikan bingkisan sebagai bentuk apresiasi sekaligus kenang-kenangan bagi anak-anak yang berpartisipasi. Harapannya, pengalaman yang mereka dapatkan akan menjadi memori positif yang mendorong rasa bangga telah turut serta menjaga bumi.
Baca Juga: HIMNI CUP IV DPD DKI Jakarta Jadi Ajang Kebersamaan Warga Nias di Perantauan
Kegiatan festival tidak berhenti di situ. Rangkaian acara berikutnya mencakup aksi donor darah serta kunjungan ke panti asuhan untuk berbagi kasih dengan anak-anak yatim. Ferry Salim menegaskan bahwa makna kedamaian yang ingin diangkat tidak hanya terbatas pada ketiadaan konflik, melainkan juga mencakup keharmonisan hidup dengan alam dan sesama manusia.
"Setelah ini, rangkaian kegiatan berlanjut dengan donor darah serta kunjungan ke panti asuhan untuk memberikan kenang-kenangan bagi anak-anak yatim. Kami ingin mengajak masyarakat untuk lebih sadar pentingnya menciptakan kedamaian—bukan hanya terkait konflik, tapi juga bagaimana kita hidup berdampingan secara harmonis dengan lingkungan," ungkapnya.
Alasan melibatkan anak-anak dalam kegiatan sosial dan lingkungan menurut Ferry juga berkaitan erat dengan latar belakangnya sebagai duta United Nations selama lebih dari dua dekade, serta keterlibatannya bersama UNICEF dalam dua tahun terakhir. Ia percaya bahwa investasi terbaik untuk masa depan bangsa terletak pada pembentukan karakter generasi muda yang jujur, berintegritas, dan penuh kasih terhadap sesama serta lingkungan.
"Karena mereka adalah fondasi dan masa depan bangsa. Saya sendiri sudah lebih dari 20 tahun menjadi duta United Nations dan juga bekerja sama dengan UNICEF selama dua tahun terakhir. Fokus kami adalah membentuk karakter generasi muda—agar mereka tumbuh menjadi pribadi yang jujur, berkarakter, dan berhati nurani. Kepada merekalah kelak kita titipkan masa depan bangsa ini," pungkasnya.
Baca Juga: PGI Sambut Terpilihnya Paus Leo XIV, Harap Kepemimpinan yang Membela Martabat Kemanusiaan
Artikel Terkait
Gubernur Banten Andra Soni: Pemprov Banten Komitmen Sukseskan Program Koperasi Desa Merah Putih
Resmikan Gedung Radioterapi, Gubernur Banten Andra Soni: Langkah RSUD Banten Menuju RS Rujukan Regional Unggul
Lantik Pengurus BKOW Provinsi Banten, Gubernur Banten Andra Soni: Mitra Strategis Wujudkan Banten Maju, Adil Merata dan Tidak Korupsi
ICW Ungkap 212 Kasus Korupsi di BUMN, Kerugian Negara Capai Rp64 Triliun
Lucius Karus: Wacana Pemakzulan Gibran Sulit Terwujud Tanpa Gerakan Politik Parlemen