Jika sebelumnya pengawasan dilakukan dengan metode langsung, kini dilakukan secara lebih sistematis melalui rapat dan analisis informasi sebelum mengambil langkah lebih lanjut.
Dampak efisiensi anggaran ini tentu dirasakan, bukan hanya oleh KPAI, tetapi juga oleh masyarakat yang membutuhkan layanan.
Meskipun KPAI tetap berusaha optimal, keterbatasan anggaran menyebabkan beberapa program tidak dapat berjalan maksimal.
"KPAI berharap adanya peninjauan kembali terhadap kebijakan efisiensi ini, terutama karena perlindungan hak anak tidak mengenal batas ruang dan waktu," kata Ai Maryati.
Setiap tahun, KPAI menerima ribuan laporan pengaduan. Dengan keterbatasan anggaran, strategi yang diterapkan tetap mengutamakan efektivitas, termasuk penggunaan kendaraan operasional yang ada dan optimalisasi kerja tim.
Baca Juga: Melindungi Generasi Muda, Polda Metro dan KPAI Ungkap Kasus Eksploitasi Digital
"Dalam pengawasan langsung yang akan dilakukan pada Kamis depan di Jakarta, KPAI tetap akan turun ke lapangan untuk menangani empat kasus yang sedang berlangsung," ujarnya.
Dengan berbagai tantangan yang ada, KPAI berkomitmen untuk terus menjalankan fungsinya dalam melindungi hak anak di Indonesia, meskipun dalam keterbatasan anggaran.
Artikel Terkait
KPAI Desak Pemerintah Hapus Pasal Penyediaan Alat Kontrasepsi untuk Remaja
Melindungi Generasi Muda, Polda Metro dan KPAI Ungkap Kasus Eksploitasi Digital
Tawuran Janjian Lewat Medsos KPAI Angkat Bicara
Kronologis dan Pernyataan KPAI Sikapi Tawuran Remaja di Pebayuran Pasca Tertangkapnya 4 Pelaku