Senin, 31 Agustus 2026

Lompati Bisnis, Boy Thohir Terbangkan Putra-Putri Terbaik Indonesia Taklukkan Teknologi China

Photo Author
Tiarsin, Nawacita Post
- Senin, 31 Agustus 2026 | 14:48 WIB
Ketua Kadin Indonesia Komite Tiongkok (KIKT), Garibaldi Thohir alias Boy Thohir mendorong hubungan RI-China turut perkuat kerja sama pendidikan dan pembangunan sumber daya manusia (SDM). (Instagram.com/@herbettimbosiahaan)
Ketua Kadin Indonesia Komite Tiongkok (KIKT), Garibaldi Thohir alias Boy Thohir mendorong hubungan RI-China turut perkuat kerja sama pendidikan dan pembangunan sumber daya manusia (SDM). (Instagram.com/@herbettimbosiahaan)

NAWACITAPOST.COM — Ketua Kadin Indonesia Komite Tiongkok (KIKT), Garibaldi Thohir alias Boy Thohir, menegaskan langkah berani untuk melebarkan cakrawala kerja sama antara Indonesia dan China.
 
Tidak lagi berfokus pada ranah perdagangan dan bisnis semata, Boy Thohir kini mendorong penguatan hubungan kedua negara melalui pijakan strategis: pendidikan serta pembangunan sumber daya manusia (SDM) masa depan.

Visi besar tersebut ditegaskan Boy Thohir saat memberikan sambutan dalam acara Pelepasan Penerima Beasiswa Dharma Bumiputra di Jakarta, Sabtu (29/8/2026). Ia menekankan pentingnya peran strategis dunia usaha dalam menjembatani masa depan generasi muda bangsa.
 

"Kadin Komite Tiongkok tentunya mempunyai visi bagaimana kami bisa menjadi jembatan antara dunia usaha di Indonesia dan juga dunia usaha yang berada di Tiongkok," kata Boy Thohir.

"Namun dalam perkembangannya tentunya kami juga ingin berperan lebih selain di bidang perdagangan," tambahnya.

Langkah nyata perluasan peran tersebut diwujudkan melalui kemitraan strategis KIKT dengan Tianjin University. Lewat kolaborasi ini, tiga orang putra-putri terbaik Indonesia resmi dikirim untuk menimba ilmu mendalam di China, fokus pada bidang science, technology, engineering, and mathematics (STEM).
 
Boy meyakini penguasaan sains dan teknologi adalah kunci utama agar talenta muda Indonesia mampu mencetak lompatan kemajuan.
 

Lebih dari sekadar mengejar gelar akademis, Boy berharap para mahasiswa dapat menyerap resep rahasia di balik lompatan raksasa ekonomi dan teknologi China dalam tiga dekade terakhir.

"Kami berharap adik-adik semua bisa mengemban ilmu sebaik-baiknya, mempelajari bagaimana negara Tiongkok itu bisa maju dalam waktu 30 tahun terakhir," tutur Boy Thohir.

Langkah ini mempertegas komitmen Boy Thohir dalam mencetak SDM unggul yang berdaya saing global. Indonesia.
 
menurutnya, membutuhkan talenta gemilang yang mengecap pendidikan kelas dunia—baik dari Amerika Serikat, Eropa, China, maupun perguruan tinggi ternama di tanah air—untuk memimpin peta kekuatan ekonomi masa depan.
 

"Indonesia masih membutuhkan kalian dan kalian bisa mengkontribusikan yang lebih besar daripada generasi kita," tandas Boy Thohir.

Editor: Tiarsin

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

AHWA Sepakat, Gus Kikin Resmi Nahkodai PBNU 2026-2031

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:10 WIB