Jumat, 5 Juni 2026

Lapas Kelas III Kotapinang Dukung Program Ketahanan Pangan Melalui Budidaya Ayam, Ikan Lele dan Ikan Nila

Photo Author
Yustinus, Nawacita Post
- Selasa, 12 November 2024 | 20:27 WIB
Kalapas Kotapinang dan Jajaran Saat Panen Ikan Nila
Kalapas Kotapinang dan Jajaran Saat Panen Ikan Nila

NAWACITAPOST.COM - Lapas Kelas III Kotapinang terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional, dengan memberdayakan WBP melalui kegiatan budidaya ayam, ikan nila dan ikan lele.

Lapas Kotapinang menggelar panen ikan nila yang melibatkan langsung WBP sebagai bagian dari program pembinaan kemandirian dan keterampilan, untuk mendukung ketahanan pangan di Indonesia, Selasa (12/11).

Kegiatan panen ikan nila sebanyak 28 kg ini merupakan hasil dari kerja keras WBP yang terlibat dalam program budidaya ikan yang dimulai beberapa bulan lalu.

Baca Juga: Bentuk Transparansi ke Warga Binaan, Lapas Kelas III Sekayu Lakukan Pembaruan Papan Sterek

Selain memanen ikan nila, Lapas Kotapinang kembali menebarkan 600 benih ikan lele dan 60 ekor anak ayam dipindahkan ke kandang untuk diternakkan.

Program ini sejalan dengan visi pemerintah yang mendorong setiap lapas di Indonesia untuk berkontribusi pada ketahanan pangan, serta memberikan keterampilan yang bermanfaat bagi warga binaan yang dapat mereka gunakan setelah menjalani masa hukuman.

Kepala Lapas Kotapinang, Loviga Ferdinanta Sembiring S.H., M.H dalam sambutannya menyampaikan bahwa, kegiatan ini bukan hanya sekadar usaha untuk memenuhi kebutuhan pangan di lingkungan Lapas, tetapi juga sebagai upaya untuk memberdayakan WBP, agar memiliki keterampilan yang berguna bagi kehidupan mereka setelah kembali ke masyarakat.

Baca Juga: Kakanwil Kememkumham Sulsel: Produk Hukum Harus Sesuai Dengan Kebutuhan Masyarakat

“Program budidaya ayam, ikan lele dan ikan nila ini merupakan salah satu contoh dari upaya kami, untuk memberdayakan WBP melalui kegiatan produktif yang mendukung ketahanan pangan.

Kami juga ingin menumbuhkan semangat kewirausahaan dan kemandirian pada mereka, yang dapat menjadi modal untuk reintegrasi sosial yang lebih baik setelah menjalani masa hukuman,” tegas kalapas.

“Ini adalah langkah kecil kami untuk berkontribusi pada ketahanan pangan nasional. Semoga kegiatan ini bisa terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih besar, baik untuk WBP maupun masyarakat sekitar,” tutupnya.

Baca Juga: Peringati HKN 2024, Bupati Serang Terus Edukasi Masyarakat terkait PHBS

Program budidaya ayam, ikan nila dan ikan lele ini melibatkan seluruh WBP yang terlatih untuk mengelola kolam ikan nila, mengurus ternak ayam serta merawat bibit lele, serta mengatur pemberian pakan dan pemeliharaan kolam.

Selain memberikan keterampilan baru dalam bidang budidaya ayam dan ikan, kegiatan ini juga membantu mengurangi ketergantungan pada pasokan luar untuk kebutuhan pangan di dalam Lapas Kotapinang.

Halaman:

Editor: Yustinus

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Terkini