Rabu, 15 Juli 2026

Krisis Air di Kampung Cibeas, Warga Harapkan Pembangunan Waduk Segera Terwujud

Photo Author
Ahmad, Nawacita Post
- Kamis, 22 Agustus 2024 | 11:50 WIB
Kelompok Tani Tumaritis Triloka.  (Istimewa)
Kelompok Tani Tumaritis Triloka. (Istimewa)

NAWACITAPOST.COM - Kampung Cibeas, yang terletak di RT 001 RW 003, Desa Sangrawayang, Kecamatan Simpanan, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat kini berada dalam situasi sulit.

Masyarakat di wilayah ini, yang sebagian besar merupakan petani, tengah menghadapi masalah besar terkait pengairan sawah atau ladang dan kebutuhan air sehari-hari.

Krisis air di kampung ini telah berlangsung lama, bahkan hingga kebutuhan air untuk beribadah di masjid pun sering kali tak terpenuhi.

Berangkat dari keprihatinan akan masalah ini, terbentuklah Kelompok Tani Tumaritis Triloka. Salah satu langkah konkret yang diambil oleh kelompok ini adalah mengajukan proposal ke Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi pada Mei lalu.

Baca Juga: Ada Demo Tolak Revisi UU Pilkada, Simak Rekayasa Lalu Lintas di Jakarta

Proposal tersebut bertujuan untuk pengadaan waduk sebagai sumber pengairan untuk lahan pertanian sekaligus kebutuhan air sehari-hari masyarakat Cibeas.

Pengajuan proposal tersebut diwakili oleh Ketua Kelompok Tani Tumaritis Triloka, Narudin, bersama jajaran termasuk Tri. Proposal diterima oleh Gilar, selaku Kepala Seksi Dinas Pertanian, yang kemudian menugaskan tim survei ke lapangan yang terdiri dari Budi dan Harlan.

Harapan besar kini tumbuh di hati masyarakat Cibeas, bahwa dengan adanya respon positif dari Dinas Pertanian, pembangunan waduk tersebut bisa segera terwujud.

Masyarakat Kampung Cibeas sangat berharap agar proposal ini segera mendapatkan kepastian dari pemerintah Kabupaten Sukabumi.

Baca Juga: Mensos Risma Apresiasi Guru Sukarela yang Mengajar Anak Suku Anak Dalam

Waduk yang diusulkan bukan hanya akan menjadi solusi bagi lahan pertanian yang selama ini kering, tetapi juga akan menjadi sumber air bersih yang sangat dibutuhkan oleh warga untuk keperluan sehari-hari.

Hingga kini, air di kampung tersebut sulit didapat, bahkan kebutuhan dasar seperti air untuk beribadah pun sering kali tidak tersedia.

Warga Cibeas kini menunggu dengan penuh harap agar pemerintah kabupaten, dinas terkait, serta pihak manapun yang memiliki kepedulian terhadap kondisi ini, dapat memberikan bantuan dan menjawab kebutuhan mendesak mereka. Keputusan dan tindakan cepat sangat diharapkan agar masalah air di Kampung Cibeas segera teratasi.

Editor: Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini