Kamis, 4 Juni 2026

Kementerian BUMN Gelar Relawan Bakti untuk Indonesia Maju di Hari Kemerdekaan

Photo Author
Ahmad, Nawacita Post
- Sabtu, 17 Agustus 2024 | 20:48 WIB
Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) kembali melaksanakan Program Relawan Bakti BUMN. (Istimewa)
Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) kembali melaksanakan Program Relawan Bakti BUMN. (Istimewa)

NAWACITAPOST.COM - Dalam rangka memperingati HUT ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia, Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) kembali melaksanakan Program Relawan Bakti BUMN yang telah memasuki batch keenam.

Program ini bertujuan untuk menerapkan nilai-nilai AKHLAK di kalangan pegawai BUMN dan di tengah masyarakat. Tahun ini, kegiatan tersebut dilaksanakan serentak pada 15–17 Agustus 2024 di sepuluh lokasi di Indonesia, yaitu Nias (Sumatera Utara), Bangka (Kepulauan Bangka Belitung), Subang (Jawa Barat), Solo (Jawa Tengah), Pasuruan (Jawa Timur), Jembrana (Bali), Likupang (Sulawesi Utara), Lembata (NTT), Halmahera (Maluku Utara), dan Banda Neira (Maluku).

Program Relawan Bakti BUMN kali ini melibatkan 100 pegawai dari Kementerian BUMN dan BUMN Group yang tergabung sebagai relawan.

Sebanyak 23 perusahaan berperan sebagai koordinator lokasi kegiatan. Dalam program ini, para relawan berpartisipasi dalam berbagai aktivitas sosial yang bermanfaat langsung bagi masyarakat, termasuk mengajar di sekolah, menanam pohon untuk reboisasi, memperbaiki fasilitas umum, serta memberikan pembinaan kepada pelaku UMKM lokal.

Baca Juga: 159 Warga Binaan Lapas Kelas IIB Tanjungpandan Terima Remisi di HUT Ke-79 RI, Enam Orang Bebas Hari Ini

Menteri BUMN Erick Thohir menyampaikan harapannya agar melalui Program Relawan Bakti BUMN, pegawai BUMN dapat mewujudkan nilai-nilai AKHLAK di tengah masyarakat, sehingga dampak positif dari program ini dapat dirasakan oleh berbagai lapisan masyarakat.

Erick menegaskan bahwa kehadiran BUMN melalui program ini tidak hanya sebatas memberikan bantuan, namun juga meningkatkan kesejahteraan dan perekonomian masyarakat di lokasi-lokasi kerelawanan.

"Program Relawan Bakti ini harus terus dikembangkan agar masyarakat merasakan manfaat langsung dari kehadiran BUMN. Implementasi core value AKHLAK bagi pegawai BUMN harus terlihat nyata di lapangan dan memberikan dampak positif bagi kesejahteraan serta pengetahuan masyarakat," ujar Erick dalam sambutannya di Kementerian BUMN, Sabtu (17/8/2024).

Rangkaian kegiatan Program Relawan Bakti BUMN telah dimulai beberapa bulan sebelum pelaksanaan dengan pembukaan pendaftaran pada 15 Juli 2024. Proses seleksi relawan dilakukan secara bertahap melalui situs Human Capital Information System (HCIS) BUMN yang juga digunakan untuk pengelolaan data pegawai. Pengumuman program ini telah disebarluaskan melalui situs resmi serta media sosial Kementerian BUMN.

Baca Juga: Dua Generasi Soekarno Peringati HUT ke-79 RI: Megawati Hadiri Upacara PDIP, Puan Maharani Baca Proklamasi di IKN

Tedi Bharata, Deputi SDM, Teknologi, dan Informasi Kementerian BUMN, menyatakan bahwa program ini sudah berjalan selama tiga tahun. Program ini diharapkan dapat menginspirasi pegawai BUMN serta masyarakat luas untuk terlibat dalam berbagai kegiatan sosial demi kebaikan bersama.

“Program ini bukan hanya memberikan pengalaman berharga bagi para relawan, tetapi juga diharapkan menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk bergotong royong dalam menciptakan dampak positif,” jelas Tedi saat membuka secara daring Program Relawan Bakti BUMN Batch VI.

Acara puncak Program Relawan Bakti BUMN batch VI ditandai dengan upacara bendera peringatan HUT RI ke-79 yang dilakukan serentak di sepuluh lokasi program. Para relawan, pejabat BUMN, pejabat daerah, dan masyarakat setempat turut berpartisipasi dalam upacara ini.

Selain itu, beragam lomba untuk merayakan HUT Kemerdekaan juga digelar bersama masyarakat di masing-masing lokasi kerelawanan, menciptakan suasana perayaan yang meriah dan penuh semangat kebersamaan.

Halaman:

Editor: Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini