Survei yang dilakukan oleh Arus Survei Indonesia (ASI) menunjukkan Ridwan Kamil sebagai kandidat terkuat dengan 30,5 persen suara, diikuti oleh Anies Baswedan dengan 29 persen. Heru Budi dan Ahmad Sahroni juga masuk dalam daftar kandidat teratas, masing-masing dengan 7 persen dan 6,8 persen. Survei ini dilakukan pada 400 responden melalui metode wawancara tatap muka.
- Ridwan Kamil (30,5 persen)
- Anies Baswedan (29 persen)
- Heru Budi (7 persen)
- Ahmad Sahroni (6,8 persen)
- Tri Rismaharini (4 persen)
5. Survei Proximity
Proximity Indonesia melakukan survei yang menunjukkan Anies Baswedan sebagai kandidat terkuat dengan 18,5 persen suara, diikuti oleh Ahok dengan 14 persen dan Ridwan Kamil dengan 12,5 persen. Survei ini melibatkan 800 responden yang dipilih secara acak bertingkat, dengan tingkat kesalahan sekitar 3,64 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.
Proximity Indonesia melakukan survei pada 16-25 Mei 2024. Berikut hasilnya:
- Anies Baswedan (18,5 persen)
- Basuki Tjahaja Purnama (BTP) atau Ahok (14 persen)
- Ridwan Kamil (12,5 persen)
6. Lembaga Survei Jakarta (LSJ)
Survei awal yang dilakukan oleh Lembaga Survei Jakarta (LSJ) pada Januari 2024 menunjukkan Ridwan Kamil unggul dengan 23,4 persen suara. Tri Rismaharini berada di posisi kedua dengan 19,2 persen, diikuti oleh Anies Baswedan dengan 18,4 persen. Survei ini melibatkan 1.200 responden dengan metode pengambilan data melalui wawancara tatap muka.
Survei LSJ ini digelar pada 8-15 Januari 2024.
- Ridwan Kamil (23,4 persen)
- Tri Rismaharini (19,2 persen)
- Anies Baswedan (18,4 persen)
- Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok (8,7 persen)
- Heru Budi Hartono (5,5 persen)
- Kaesang Pangarep (3,9 persen)
Baca Juga: Mengenal Badan Bank Tanah yang Sudah Menguasai 18.758 Hektare Lahan di Indonesia
Hasil survei dari berbagai lembaga menunjukkan bahwa persaingan menuju Pilkada Jakarta 2024 akan sangat ketat, dengan Anies Baswedan, Ridwan Kamil, dan Basuki Tjahaja Purnama sebagai kandidat utama. Namun, yang jelas adalah bahwa dukungan dan strategi kampanye akan sangat menentukan siapa yang akhirnya terpilih sebagai Gubernur Jakarta berikutnya.
Artikel Terkait
Jawaban Pemerintah Soal Gubernur Jakarta Dipilih Presiden
Survei: Mayoritas Responden Tolak Penunjukan Gubernur Jakarta oleh Presiden
Mendagri Tito: Gubernur Jakarta Tetap Dipilih Rakyat
Pilkada DKJ: Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Dipilih Berdasarkan Suara Terbanyak
Eki Pitung: Anies Bukan Pilihan Ideal untuk Gubernur Jakarta