Kamis, 4 Juni 2026

Berkenalan dengan Lisa Kuntjoro, si "Ratu Pondok Indah"

Photo Author
Ahmad, Nawacita Post
- Rabu, 12 Juni 2024 | 16:00 WIB
Lisa Kuntjoro atau sosok wanita yang dikenal sebagai 'Ratu Pondok Indah'.  (Instagram)
Lisa Kuntjoro atau sosok wanita yang dikenal sebagai 'Ratu Pondok Indah'. (Instagram)

NAWACITAPOST.COM - Lisa Kuntjoro, adalah sosok dikenal sebagai 'Ratu Pondok Indah'. Julukan ini tidak datang dengan sendirinya, melainkan hasil dari perjalanan panjang dan kerja keras Lisa yang penuh inspirasi.

Sebelum menjadi broker properti yang sukses, Lisa telah menggeluti berbagai macam usaha, mulai dari menjual kue hingga batik. Sejak kecil, Lisa sudah memiliki insting bisnis yang tajam.

Ketika masih duduk di bangku kelas 5 SD, keluarganya pindah dari Solo ke Kebayoran, Jakarta Selatan. Di sana, Lisa mulai menjual kue-kue yang dititipkan di warung-warung sekitar rumahnya.

Usaha ini berlanjut hingga ia lulus SMP. Ketika SMA hingga menikah, Lisa beralih menjual baju dan batik yang diproduksi oleh pabrik keluarganya di Solo. Keluarga Lisa yang berkecimpung dalam bisnis batik mengajarinya cara berdagang dan mengelola bisnis sejak dini.

Baca Juga: Perjalanan Inspiratif Suwardi: Dari Penjual Gorengan hingga Menjadi Juragan Properti

"Di situ aku belajar dari orang tuaku, mamahku gimana kita menjual batik. Kita kan punya pabrik, di mana kita nggak hanya produksi tapi kita harus menjual," kata Lisa, dikutip Rabu (12/6/2024).

Komisaris Xaviermarks, sebuah agen properti digital ini mengawali karir profesionalnya pada awal 1990-an. Kala itu, Lisa mengalami titik balik dalam hidupnya. Saat sedang menunggu penerbangan untuk ziarah ke makam orang tuanya di Solo, Lisa bertemu dengan seorang wanita yang tinggal di sebuah mess di area Senopati.

Wanita tersebut mengungkapkan keinginannya untuk memiliki rumah di Pondok Indah, daerah tempat tinggal Lisa sejak tahun 1980-an. Lisa yang ingin membantu akhirnya bertemu dengan seorang agen properti dari ERA dan memutuskan untuk mencari rumah bagi kenalannya itu.

"Aku bilang ke agen itu, 'eh ada kenalanku yang cari rumah di Pondok Indah, tolong dibantu'. Terus dia malah bilang, 'udah kamu aja yang bantu sendiri'," cerita Lisa.

Baca Juga: Ciputra Group Luncurkan UC Living, Investasi Properti dan Pendidikan yang Menjanjikan di Masa Depan

Dengan dorongan dari temannya, Lisa mengikuti pelatihan menjadi agen properti dan mulai menjalani karier barunya dengan antusias. Pada tahun 1992, saat berusia 35 tahun, Lisa resmi menjadi agen properti.

Lisa cepat belajar dan segera membangun reputasi yang solid di Pondok Indah. Ia bahkan membuat peta wilayah Pondok Indah untuk memahami batas-batas area dan potensi penjualan properti di sana. Keahliannya dalam menjual properti berkembang pesat, dan banyak klien yang mempercayainya untuk mengurus penjualan rumah mereka.

"Aku tinggal di Pondok Indah, kantorku di Pondok Indah, sebelum itu aku sudah punya keinginan. Jadi satu tuh aku sudah punya mapping," kata Lisa.

Karier Lisa sebagai broker properti begitu sukses, terbukti dari berbagai penghargaan yang ia terima, seperti The Hero. Pada 2019. ia juga berhasil meraih Tokoh Properti Paling Berpengaruh (Golden Property Awards 2019). Kesuksesannya ini juga ia bagikan melalui buku-buku yang ia tulis, seperti "Super Champion", "Filosofi Laris Manis", dan "The Hero".

Halaman:

Editor: Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini